Viral Santri Asal Banyuwangi Tewas Dianiaya di Kediri, Ini 4 Tersangkanya

Viral Santri Asal Banyuwangi Tewas Dianiaya di Kediri, Ini 4 Tersangkanya
Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji. ANTARA/ HO-dokumen polisi

jpnn.com, KEDIRI - Penyidik Polres Kediri Kota, Jawa Timur menangkap empat santri salah satu pondok pesantren di Kecamatan Mojo, terkait kasus teman mereka yang tewas diduga akibat dianiaya.

Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji menyebut pihaknya menindaklanjuti laporan santri tewas itu keluarga.

Meski laporannya di Banyuwangi, Polres Kediri Kota tetap menindaklanjuti dengan melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan sejumlah saksi.

"Kasus ini terjadi di salah satu pondok pesantren di Mojo, Kabupaten Kediri. Kami tetapkan empat tersangka dan kami lakukan penahanan untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ujarnya di Kediri, Senin (26/2).

AKBP Bramastyo menjelaskan bahwa empat tersangka itu ialah MN (18) asal Sidoarjo, MA (18) asal Kabupaten Nganjuk, AF (16) asal Denpasar Bali, dan AK (17) asal Surabaya.

Sementara, korban tewas berinisial BM (14) yang merupakan santri junior atau adik kelas para pelaku.

Korban merupakan warga Afdeling Kampunganyar, Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.

Polisi menduga penganiayaan dilakukan berulang-ulang. Diduga, terjadi kesalahpahaman di antara anak-anak tersebut sehingga korban dianiaya berulang.

Penyiidk Polres kediri Kota menetapkan 4 tersangka kasus santri tewas dianiaya di sebuah ponpes di Kediri. Kondisi koban mengenaskan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News