Wahai Facebook, Dengarkan Permintaan Polri Ini

Wahai Facebook, Dengarkan Permintaan Polri Ini
facebook. Ilustrasi Foto: pixabay

jpnn.com, JAKARTA - Bocornya data pribadi pengguna media sosial Facebook mendapat sorotan dari Polri. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Mohammad Iqbal mengatakan pihaknya siap membantu Kementerian Komunikasi dan Informasi mengusut kebocoran data itu.

Iqbal juga meminta Facebook untuk menghargai privasi penggunanya yang ada di Indonesia. "Facebook harus menghargai privasi pengguna Indonesia dan hukum positif di Indonesia juga harus dihargai," kata dia ketika dikonfirmasi, Selasa (10/4).

Menurut dia, antara Polri dan Kemenkominfo telah bersurat soal kebocoran data itu, khususnya kepada Bareskrim Polri. "Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan penyelidikan kasus ini," ujar Iqbal.

Namun kepolisian belum bisa memastikan apakah akan memanggil pihak Facebook atau tidak. Iqbal mengatakan, kepolisian akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Diketahui ada jutaan data pengguna Facebook asal Indonesia yang ikut bocor dalam skandal yang melibatkan lembaga konsultan politik Cambridge Analytica. Di seluruh dunia, diperkirakan tak kurang dari 87 juta data Facebook bocor. (mg1/jpnn)

 


Polri siap membantu Kemenkominfo mengusut kasus kebocoran data pengguna Facebook.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News