Wahai Suharso, Habib Ini Merasa Kiai Sudah Direndahkan, Jangan Sampai Jutaan Santri ke Jakarta

Wahai Suharso, Habib Ini Merasa Kiai Sudah Direndahkan, Jangan Sampai Jutaan Santri ke Jakarta
Habib Salim bin Jindan menyampaikan sikapnya di Pondok Pesantren Nurul Amanah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (22/8). Foto: Dokpri

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Habib Nahdlatul Ulama (IHNU) Habib Salim bin Jindan tidak terima Suharso Monoarfa melecehkan kiai.

Habib Salim menilai pernyataan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu sengaja dikeluarkan untuk merendahkan kiai dan ulama.

“Harkat, martabat, dan muruahnya para ulama serta kiai telah dilecehkan oleh Suharso. Kalau dia punya pemikiran, pendidikan, adab, dan akhlak, tidak pantas bicara seperti itu (terkait amplop kiai),” kata Habib Salim bin Jindan di Pondok Pesantren Nurul Amanah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (22/8).

Menurutnya, jika seseorang mencintai ulama, maka tidak akan keluar dari lisannya kata-kata yang melecehkan kiai.

“Mulai detik ini, para pecinta habib, NU, dan ulama jangan dukung Suharso untuk menjadi ketua partai Islam. Saya juga minta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera memecatnya dari jabatan Menteri Bappenas,” tegasnya.

Selain itu, Habib Salim juga meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk segera mengusut pernyataan Suharso.

Dia tidak ingin jutaan massa turun ke jalan dan membuat kisruh.

“Jangan sampai jutaan santri turun ke Jakarta untuk meminta Suharso dilengserkan. Karena ini sudah tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu adil dan beradab,” tutupnya.

Habib Salim menilai pernyataan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa itu sengaja dikeluarkan untuk merendahkan kiai dan ulama.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News