Wakasal Sebut Anggotanya Temukan Ratusan Kg Kokain, Tetapi Tersangkanya Tak Ditemukan

Wakasal Sebut Anggotanya Temukan Ratusan Kg Kokain, Tetapi Tersangkanya Tak Ditemukan
Aparat kepolisian membongkar paket narkotika jenis kokain yang disita dari penyelundup. Ilustrasi Foto: NORBERTO DUARTE / AFP

jpnn.com, BANTEN - Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya Ahmadi Heri Purwono mengungkap modus dari kelompok kriminal demi menyelundupkan narkoba ke Indonesia.

Satu di antaranya, kelompok kriminal memakai cara melemparkan narkoba yang sudah dikemas dengan pelampung ke perairan di Indonesia.

Selanjutnya, kata Heri, pihak pelempar akan memberi tahu rekannya untuk mengambil narkoba yang mengambang di perairan.

Heri mengatakan hal itu setelah TNI AL menemukan kokain 179 kilogram ketika pihaknya berpatroli dalam rangka hari raya Idulfitri 1443H di perairan Banten, Minggu (8/4).

Diketahui, TNI AL tidak menangkap seorang pun tersangka ketika menemukan kokain. Sebab, barang haram ditemukan dalam posisi mengambang di perairan Banten.

"Jadi, di sekitar itu mungkin ada perahu cepat atau ada orang yang mengawasi pergerakan dari barang tersebut," kata Heri dalam keterangan pers yang disiarkan YouTube akun TNI Angkatan Laut, Senin (9/5).

Selain melempar dan ada pihak yang mengawasi, terdapat kemungkinan lain dilakukan kelompok kriminal menyelundupkan narkoba ke tanah air.

Semisal, kata Heri, kelompok kriminal meletakkan sebuah alat pendeteksi posisi di narkoba yang sudah dikemas bisa mengambang di perairan.

Laksdya Ahmadi Heri Purwono mengungkap modus dari kelompok kriminal demi menyelundupkan narkoba ke Indonesia. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News