Jenguk Prajurit Korps Marinir Korban Serangan KKB, Wakasal Bilang Begini

Jenguk Prajurit Korps Marinir Korban Serangan KKB, Wakasal Bilang Begini
Arsip - Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono (tengah) di RSPAL dr Ramelan, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (1/4/2022), memberi semangat dan bantuan tali asih kepada prajurit Korps Marinir korban serangan KKB di Papua. ANTARA/HO-Dinas Penerangan TNI AL

jpnn.com, SURABAYA - Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono menjenguk tiga prajurit Satuan Tugas Muara dan Pesisir (Satgas Mupe) Batalyon Infanteri (Yonif) 3 Pasmar 2, yang menjadi korban serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. 

Laksamana Madya Heri yang pada kegiatan itu mewakili Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Yudo Margonomenyemangati ketiga prajurit Korps Marinir TNI AL , Serda Mar Rendi Febriansyah, Serda Mar Bayu Pratama, dan Pratu Mar Adik Saputra, yang saat ini dirawat di RSPAL dr Ramelan, Surabaya, Jawa Timur. 

Wakasal mengatakan bahwa serangan itu merupakan risiko menjadi prajurit TNI AL. Dia meyakini hal itu tidak menyurutkan semangat para prajurit membela negara, dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

“Saya yakin ini tidak menyurutkan semangat para prajurit untuk membela negaranya dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, baik yang bertugas di laut maupun di darat,” kata Laksdya Heri saat menjenguk tiga prajurit itu sebagaimana dikutip dari siaran tertulis Dinas Penerangan TNI AL, di Jakarta, Minggu (3/4). 

Laksamana Madya TNI Ahmad Heri Purwono mewakili Laksamana TNI Yudo Margono kemudian memberi bantuan tali asih kepada korban dan keluarga. Dia pun mendoakan para prajurit yang menjadi korban ledakan granat agar segera sembuh dan pulih. 

KKB Pimpinan Egianus Kogoya pada Sabtu (26/3) sekitar pukul 17.00 WIT, melontarkan granat dari dua arah, yaitu dari belakang pasar dan Sungai Alguru ke Pos Quary Bawah, Kenyam, Nduga, Papua. Pos tersebut dijaga oleh Satgas Mupe Yonif 3 Pasmar 2, yang saat itu terdiri atas 35 personel.

Akibat serangan itu, dua personel gugur dan telah menerima kenaikan pangkat anumerta satu tingkat, yaitu Lettu Mar (Anumerta) Muhammad Iqbal, dan Praka Mar Inf (Anumerta) Wilson Anderson Here.

Sebanyak tiga prajurit yang dirawat di RSPAL dr Ramelan, bersama enam orang lainnya juga menjadi korban ledakan granat. Beberapa prajurit, di antaranya Serda Mar Rendi Febriansyah dan Serda Mar Ebit Erisman sempat dalam kondisi kritis, tetapi mereka masih tertolong.

Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono menjenguk tiga prajurit Korps Marinir korban KKB. Begini pesan tegas Wakasal.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News