Wanita Pemandu Lagu Melayani Orang Lain, DT dan HK Marah, Banjir Darah

Wanita Pemandu Lagu Melayani Orang Lain, DT dan HK Marah, Banjir Darah
Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang saat memberikan keterangan kepada awak media. Foto: ANTARA/Khaerul Izan

jpnn.com, INDRAMAYU - Dua pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia diringkus petugas Polres Indramayu.

"Dua tersangka penganiayaan yang menyebabkan korban jiwa sudah kami tangkap," kata Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang, Selasa (12/1).

Hafidh mengatakan, dua tersangka yang ditangkap mencoba melarikan diri setelah melakukan penganiayaan.

Dua tersangka masing-masing berinisial DT dan HK. Keduanya melakukan penganiayaan kepada korban dilatarbelakangi karena cemburu.

Di mana pemandu lagu (PL) yang biasa bersama tersangka ternyata sudah melayani korban, sehingga dua tersangka cemburu dan melakukan penganiayaan.

"Tersangka ini cemburu ada salah satu PL yang melayani korban dan langsung melakukan penganiayaan. Korban ada dua, satu meninggal dunia dan satu di rumah sakit," katanya.

Akibat penganiayaan yang menimbulkan korban jiwa itu sempat membuat keluarga korban marah dan mendatangi rumah tersangka, sehingga ada sedikit ketegangan antara warga.

Namun Hafidh memastikan ketegangan antar-warga yang terjadi pada Senin malam sudah dapat dikendalikan, karena para tersangka juga sudah ditangkap.

DT dan HK mengaku cemburu karena wanita pemandu lagu yang biasa bersama mereka terlihat melayani orang lain.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News