Warga di 410 Kabupaten dan Kota Harus Waspada Demam Berdarah dan Covid-19

Warga di 410 Kabupaten dan Kota Harus Waspada Demam Berdarah dan Covid-19
Pasien DBD. ILUSTRASI. Foto: Dok. Radar Gresik/JPNN.com

"Dari 460 kabupaten/kota yang melaporkan kasus demam berdarah, sebanyak 410 itu adalah kabupaten/kota yang juga melaporkan adanya Covid-19, jadi ada infeksi ganda," jelasnya.

Meski begitu, ahli infeksi dan pediatri tropik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Mulya Rahma Karyanti, mengatakan pelayanan pasien demam berdarah dengue atau penyakit lain tidak akan terganggu oleh tingginya kasus Covid-19.

"Untuk pelayanan tidak terganggu, karena akan disaring ditriase di depan, semua rumah sakit akan memiliki triase yang memilah mana yang pasien Covid-19 sama non Covid-19," tutur dr Mulya di siaran yang sama.

Masyarakat pun diimbau melakukan gerakan 3M plus untuk mencegah DBD di rumah. Gerakan tersebut meliputi menguras penampungan air, menutup atau mengubur barang bekas yang bisa menjadi sarang nyamuk dan mendaur ulang limbah barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Sedangkan gerakan 'plus' adalah mencegah gigitan nyamuk seperti menggunakan lotion (krim) dan obat antinyamuk.

Yuk, Simak Juga Video ini!

Kasus penyakit demam berdarah juga menyebabkan tingginya angka kematian selain pandemi covid-19.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News