Warga Gaza: Pemimpin Palestina Gemar Mengecewakan Rakyat

Warga Gaza: Pemimpin Palestina Gemar Mengecewakan Rakyat
Warga Palestina di Gaza merayakan ditandatanganinya perjanjian rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah. Foto: Reuters

Namun, dua kubu itu masih berselisih paham soal pemilu legislatif dan pemilu presiden. ”Kami juga harus mereformasi Palestine Liberation Organization (PLO) dan membicarakannya dengan serius,” kata seorang petinggi Fatah.

”Masih banyak hal penting yang belum dibahas. Penundaan hanya akan memicu perselisihan,” tulis Mustafa Ibraham, pengamat politik Palestina, dalam salah satu unggahan Facebook.

Keprihatinan yang sama dipaparkan Ghassan Khatib, salah seorang mantan menteri Palestina. Rencananya, Hamas dan Fatah kembali duduk satu meja pada 21 November. (AP/Reuters/aljazeera/hep/c6/any)


Warga Palestina sudah mulai meragukan rekonsiliasi yang disepakati Fatah dan Hamas bakal bertahan lama


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Jawa Pos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News