JPNN.com

Warga Malaysia Punya E-KTP, Kadis Dukcapil Ogah Disalahkan

Rabu, 20 Juli 2016 – 12:44 WIB
Warga Malaysia Punya E-KTP, Kadis Dukcapil Ogah Disalahkan - JPNN.com
E-KTP. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

SINGKAWANG – Kasus adanya warga Malaysia, Lau Eou Cheung, yang memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) Indonesia, mendapat sorotan publik. 

Namun, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadis Dukcapil) Kota Singkawang, Kalbar, Zulhiar tak mau disalahkan.

Meskipun alamat e-KTP warga jiran itu sudah jelas di wilayah Kota Singkawang, namun Zulhiar mengatakan, persyaratan administrasi kependudukan warga Malaysia itu merupakan pindahan dari Kabupaten Bengkayang.

“Sepanjang berkas administrasi lengkap, maka kita layani. Produk pelayanan kita bukan hanya satu macam saja, berkasnya mulai dari surat pengantar RT, Lurah dan Camat lengkap, sehingga saat itu tidak ada alasan untuk tidak memprosesnya. Kalau sampai tidak diproses saat itu, nanti kita yang disalahkan juga,” ujar Zulhiar kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (19/7).

Warga Malaysia yang namanya di e-KTP Indonesia diubah menjadi Pabayo Lau itu juga berencana membuat paspor. Sehingga memerlukan persyaratan e-KTP. 

Imigrasi Klas II Singkawang berkoordinasi dengan Dukcapil di Singkawang dan Bengkayang, mencari tahu asal usul warga Malaysia tersebut. “Itu yang membuat dia mengajukan pindah dari Bengkayang ke Singkawang,” jelas Zulhiar.

Dikatakannya, dokumen kependudukan Lau Eou Cheung diterbitkan Dukcapil Bengkayang pada 15 September 2015. Bahkan sudah lengkap dengahn surat keterangan pindah dari Dukcapil Bengkayang.

“Nomor induk kependudukan diterbitkan pertama kali dari Bengkayang. Kami hanya menyambut dari perekaman e-KTP saja pada 4 Januari 2016, berdasarkan berkas dari Bengkayang,” ujarnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
tomo