Warido Anafiska Tewas Mengenaskan Dikeroyok Teman Sendiri, Gegara Asmara

Warido Anafiska Tewas Mengenaskan Dikeroyok Teman Sendiri, Gegara Asmara
Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira didampingi Wakapolres Kompol Jerry Syahrim dan Kasatreskrim AKP Mochamad Rosidi saat press rilis pengungkapan pelaku penganiayaan, Jumat (11/9/2020). Foto: Antarasumbar/Akmal Saputra

jpnn.com, PAYAKUMBUH - Jajaran Payakumbuh, Sumatera Barat meringkus lima remaja pelaku pengeroyokan yang menyebabkan Warido Anafiska, 23, tewas dengan mengenaskan.

Pengeroyokan itu terjadi Senin (7/9) sekitar pukul 03.00 Wib di dekat SMPN 7 Payakumbuh, Kelurahan Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara.

“Lima pelaku sudah diamankan. Masing-masing berinisial AMD, 20, IR, 18, BRP, 17, MI, 17, dan RMRS, 17,” Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira di Payakumbuh, Jumat.

"Pada saat itu korban sempat dilarikan ke rumah sakit Ibnu Sina, namun pada hari yang sama sekitar pukul 14.00 Wib korban meninggal," tambah Kapolres.

Kapolres menyebutkan kelima pelaku diamankan di tempat berbeda. Satu di antara tiga pelaku di bawah umur tersebut masih duduk di bangku sekolah.

Motif di balik kasus penganiayaan ini karena pelaku AMD cemburu pacarnya YL diganggu korban.

Kemudian pelaku membajak akun facebook pacarnya dan memancing korban datang ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP).

"Rencana untuk melakukan pengeroyokan ini muncul secara tiba-tiba ketika mereka sedang kumpul di rumah salah satu tersangka dan disitu baru berniat untuk melakukan pengeroyokan kepada korban," jelasnya.

Jajaran Payakumbuh, Sumatera Barat meringkus lima remaja pelaku pengeroyokan yang menyebabkan Warido Anafiska, 23, meninggal dunia dengan mengenaskan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News