Washington Izinkan Kompos dari Jenazah Manusia
jpnn.com, WASHINGTON - Jenazah biasanya dikubur atau dikremasi. Kini ada cara yang lebih ramah lingkungan, murah, dan hemat tempat: dikomposkan. Dilansir CNN, Washington menjadi negara bagian pertama di Amerika Serikat (AS) yang mengizinkan pengomposan jenazah.
Jenazah yang dikomposkan akan ditutup dengan jerami, serpihan kayu, dan berbagai material lain. Dalam 3-7 minggu, dia akan berubah menjadi tanah sekitar 2 gerobak.
BACA JUGA: Jutaan Ikan Mati di Danau Toba Dijadikan Pupuk Kompos
Nah, tanah tersebut bisa dikembalikan kepada keluarga jenazah. Bisa dibuang begitu saja di suatu tempat atau dipakai untuk menanam pohon dan berbagai tumbuhan.
Bayangkan saja, jenazah orang tercinta tetap bisa dikenang di belakang rumah lewat deretan pohon yang tumbuh subur di atas kompos jenazah. (sha/c10/fal)
Jenazah biasanya dikubur atau dikremasi. Kini ada cara yang lebih ramah lingkungan, murah, dan hemat tempat: dikomposkan.
Redaktur & Reporter : Adil
- Iran Bombardir Pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
- Sebegini Jumlah Kapal Dagang yang Melintasi Selat Hormuz dalam 3 Pekan Terakhir
- Kapal Iran Coba Menembus Blokade Amerika di Teluk Oman, Langsung Lumpuh
- Pernyataan Terbaru Iran soal Selat Hormuz, Meminta AS Berhenti Berkhayal
- Balas Amerika, Iran Kembali Bombardir Negara Arab
- Percayalah, Hanya Iran yang Bisa Menggagalkan Perundingan
JPNN.com




