Waspada, Ditemukan Tiga Titik Berpotensi Longsor di Ciliwung Depok

Waspada, Ditemukan Tiga Titik Berpotensi Longsor di Ciliwung Depok
Para relawan mendayung perahu menyusuri bagian Sungai Ciliwung di Depok, Jawa Barat, Jumat (23/10/2020), untuk memetakan area rawan longsor. (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)

jpnn.com, DEPOK - Warga Kota Depok yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Ciliwung Kota Depok sebaiknya waspada. Pasalnya petugas menemukan ada tiga titik area yang berpotensi longsor saat musim hujan.

Titik titik rawan longsor ini diketahui setelah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok menyusuri Sungai Ciliwung pada Jumat (23/10).

Tim yang juga melibatkan sukarelawan tersebut memantau sekaligus mendata area-area yang rawan longsor selama musim penghujan guna menekan risiko bencana.

"Selama susur sungai, relawan mencatat titik rawan longsor dan lokasi sampah," kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Denny Romulo Hutauruk, Sabtu (24/10).

Kegiatan Susur Sungai Ciliwung untuk mendata area rawan longsor dilakukan dari kolong Jalan Tol Cijago, hingga pos pantau Saung Bambon Riverside.

Penyusuran itu melibatkan 16 sukarelawan Aksi Cepat Tanggap MRI Depok, lima sukarelawan dari Retana, dan 15 anggota Sahabat Ciliwung.

Dalam kegiatan itu, mereka menyusuri area sungai sepanjang 6 kilometer menggunakan tujuh perahu karet.

"Kami mencatat ada tiga titik potensi longsor, dan dua titik sampah. Selain itu, kita (tim-red) juga menemukan bangunan yang melanggar garis sempadan sungai (GSS)," jelas Denny.

Potensi longsor di tiga titik Sungai Ciliwung di Kota Depok berpotensi terjadi saat musim hujan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News