Waspadai Kenaikan Harga Gandum, Badan Pangan Nasional Lakukan Ini

Waspadai Kenaikan Harga Gandum, Badan Pangan Nasional Lakukan Ini
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi (kedua dari kiri) bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri) saat mendampingi Kunker Presiden di Balai Besar Padi di Subang, 12 Juli, 2022. Foto: Humas Badan Pangan Nasional

Lebih lanjut, Arief menegaskan salah satu konsen NFA adalah meningkatkan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat melalui stabilisasi pasokan dan harga pangan serta keanekaragaman konsumsi pangan.

“Upaya peningkatan keanekaragaman pangan tersebut dijalankan melalui Kedeputian Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Tanaman Pangan Badan Pangan Nasional. Kita dorong konsumsi pangan yang memenuhi standar beragam, bergizi seimbang dan aman," ujar Arief.

Sebelumnya, Presiden RI pada kunjungan kerjanya meninjau Balai Besar Penelitian Tanaman Padi di Subang, Selasa lalu (12/7), menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah mewaspadai kenaikan harga gandum akibat dinamika geopolitik antara Rusia dan Ukraina.

Untuk itu, kemandirian pangan menjadi faktor yang penting saat ini. Presiden mengajak masyarakat memanfaatkan seluruh lahan dalam berbagai ukuran agar dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. (rhs/jpnn)

Badan Pangan Nasional mendorong penganekaragaman konsumsi pangan untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga gandum dunia.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News