Wow! Di Sini Cabai Dijual Murah

Wow! Di Sini Cabai Dijual Murah
Guru dan siswa SMA 3 Balikpapan sedang memanen cabai yang mereka tanam di lahan sekolah. Foto: ANE/Kaltim Post/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Hampir di seluruh daerah, harga cabai melambung tinggi, di atas Rp 100 ribu per kilogram. Meski demikian, masih ada yang menjual dengan harga miring.

Yakni SMA 3 Balikpapan, Kaltim, yang membudidayakan cabai. Mereka menjual dengan harga Rp 60 ribu–Rp 70 ribu per kilogram. Namun, barangnya memang tak banyak.

Penanggung jawab kebun sekolah dan guru kimia kelas 11 SMA 3 Balikpapan, Lena Manatin mengatakan, sekolah telah menanam cabai sejak 2015. Bahkan ditunjuk sebagai sekolah peduli inflasi.

Dia menjelaskan, panen pertama kali pada Juni 2016. Awalnya hanya panen sebanyak 1 kilogram kini terus bertambah hingga mencapai panen 20 kilogram.

Sekarang tanaman cabai yang dirawat sebanyak 1.268 polybag di lima kaveling tanah sekolah. "Bisa panen sampai 10 kilogram per hari. Satu polybag bisa panen sampai setengah kilogram," ujarnya.

Namun, dia menjelaskan sejak musim hujan Desember lalu, panen berkurang. Ada tanaman yang hangus karena terkena hujan asam.

Yakni pada malam hari tumbuhan mengeluarkan karbondioksida dan tertangkap oleh air hujan dan airnya mengenai cabai dan daun.

"Kami antisipasi. Tiap pagi, daun dan cabai disiram dengan air keran supaya asamnya larut keluar. Kalau dibiarkan, cabainya hangus," ucapnya.

Hampir di seluruh daerah, harga cabai melambung tinggi, di atas Rp 100 ribu per kilogram. Meski demikian, masih ada yang menjual dengan harga miring.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News