"Ya Allah, Anakku, Kenapa harus Anakku"

"Ya Allah, Anakku, Kenapa harus Anakku"
Ibu Ramadhan terlihat menangis sambil memeluk anaknya. Foto: BatamPos/JPNN

jpnn.com - SAGULUNG - Ramadhan, 18, meregang nyawa setelah sepeda motor yang dikendarainya tabrakan dengan truk molen di dekat Kantor Lurah Seibinti,  Batam, Rabu (3/2) siang. Usai tabrakan, sopir molen kuning BP 9061 VE, yang diketahui bernama Fadlan Al Amin melarikan diri. Hingga kini polisi lalu lintas masih menyelidiki kasus 

Kejadian nahas terjadi saat Ramadhan bersama adiknya Minja Triawan Saputra, 17, pergi dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R BP 4072 EE. 

Minja, menceritakan siang itu ia bersama Ramadhan hendak pergi ke Legenda Malaka Batamcentre dari rumah abangnya yang berada di daerah Seilekop. 

Dalam perjalanan, awalnya mereka beriringan dengan mobil pribadi yang berada tepat di depannya menuju simpang Fanindo. Ramadhan ingin menyalip mobil pribadi putih didepannya.

Tiba-tiba saja, mobil tersebut nge rem mendadak, sehingga motor yang dikendarai Ramadhan sempat menabrak bagian belakang mobil. Kemudian datang truk molen dengan kecepatan tinggi dari depan dan langsung menghantam bagian depan motor tersebut. 

"Kami dari Seilekop mau pergi ke Legenda Malaka. posisi saya dibonceng, tadi jalan searah dengan mobil pribadi, tapi mobilnya tiba-tiba saja rem mendadak. Truk datang dari depan dan langsung menabrak kami. Saya hanya luka di bagian kaki saja," ujar Minja sambil berurai air mata di rumah sakit RSUD Embung Fatimah seperti dikutip dari batampos.co.id (Group JPNN), Kamis.

Salah seorang anggota Polsek Batuaji yang membawa korban tersebut ke rumah sakit menyampaikan tidak mengetahui persis kejadiannya seperti apa. Namun korban yang meninggal langsung dibawa ke rumah sakit.   

Sementara itu, di kamar jenazah, ibu Ramadhan terlihat mengucurkan air matanya sambil memeluk korban. Ia seakan tidak percaya bahwa anaknya tersebut sudah meninggal. Anak kesayangannya itu telah berpulang kepada yang maha kuasa dengan banyak darah darah di bagian tubuhnya. Sementara ayah kandung Ramadhan hanya bisa terdiam sambil memeluk tubuh korban.

SAGULUNG - Ramadhan, 18, meregang nyawa setelah sepeda motor yang dikendarainya tabrakan dengan truk molen di dekat Kantor Lurah Seibinti,  Batam,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News