Yang Terhormat Presiden Jokowi, Inilah Petisi Rakyat Maluku soal Blok Masela

Yang Terhormat Presiden Jokowi, Inilah Petisi Rakyat Maluku soal Blok Masela
Dipl.-Oek. Engelina Pattiasina menggalang Petisi Rakyat Maluku soal pengembangan Blok Masela. Foto: dok.pribadi for JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Tokoh Maluku Dipl.-Oek. Engelina Pattiasina menggalang Petisi Rakyat Maluku yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait pengembangan Blok Masela.

Petisi Rakyat Maluku digalang lantaran Engelina menilai perkembangan terbaru ada upaya untuk melawan keputusan Presiden Jokowi yang secara tegas telah menyatakan pengembangan kilang Blok Masela di darat.

Selain itu, menurut Engelina, Maluku sama sekali tidak dilibatkan dalam upaya pengembangan Blok Masela.

“Ya benar, kami sedang menggalang dukungan rakyat untuk menandatangani Petisi Rakyat Maluku yang berkaitan dengan pengembangan Blok Masela. ESDM dan Pertamina hendak menerapkan kombinasi pengembangan kilang laut dan darat. Itu nyata-nyata tidak sejalan dengan keputusan Presiden. Kami hanya bisa merespon sdengan cara yang kami bisa melalui dukungan riil rakyat,” tegas Engelina Pattiasina kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/9).

Engelina mengatakan hal tersebut ketika dikonfirmasi mengenai beredarnya penggalangan Petisi Rakyat Maluku yang digagasnya.

Dia menjelaskan, pihaknya menggalang tanda tangan riil di masyarakat. Saat ini, sudah mencapai sekitar 5.000 sampai 10 ribu tanda tangan. Petisi itu diedarkan di seluruh Maluku, Jakarta dan juga diupayakan di beberapa kota lain.

Selain itu, kata Engelina, untuk menjangkau dukungan luas di luar negeri, pihaknya juga menaruh petisi secara online lewat change.org.

“Dukungan tanda tangan mengalir deras dan sangat banyak yang secara iklas mengedarkan petisi. Ya, sangat antusias. Dalam waktu tidak lama, sudah mendapat ribuan tanda tangan.”

Engelina Pattiasina mengakui telah menggalang Petisi Rakyat Maluku soal pengembangan Blok Masela, yang ditujukan kepada Presiden Jokowi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News