YouTuber Sedang Membuat Video, Metal Detector Bunyi, Ya Ampun Ternyata

YouTuber Sedang Membuat Video, Metal Detector Bunyi, Ya Ampun Ternyata
Tim Jihandak Brimob Detasemen C Madiun memindahkan amunisi bekas perang yang ditemukan di aliran Sungai Bengawan Madiun di Ketanggi, Ngawi, Jatim. Foto: ANTARA/Louis Rika

Dengan berat sekitar lima kilogram, benda itu diperkirakan bekas amunisi perang dari pesawat terbang atau kapal perang.

Dilihat dari ukuran fisiknya, diperkirakan benda berbahaya itu memiliki daya ledakan hingga radius 150 meter.

"Tentunya sangat berbahaya apabila masyarakat melakukan evakuasi dengan cara yang asal mengingat masih memiliki daya ledak besar," katanya.

Benda yang diperkirakan amunisi bekas perang itu ditemukan Dwi Nardiyansah.

Saat itu ia bersama timnya memang sering mencari benda-benda logam kuno di bawah tanah menggunakan metal detector untuk akun YouTube-nya.

Saat menyusuri aliran Sungai Bengawan Madiun, sesampai di tempat benda itu ditemukan, alat pendeteksi logam yang dibawa berbunyi.

Kemudian diketahui benda itu terpendam lumpur sungai sekitar 50 sentimeter dari permukaan air.

"Kami menggunakan tangan kosong saat mengangkat benda itu dari timbunan lumpur sungai. Tangan kami masukkan ke dalam lumpur dan mendapatkan benda lonjong itu," katanya.

YouTuber bernama Dwi warga Ngawi sedang membuat video untuk konten di kanal YouTube, sambil membawa metal detector.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News