Senin, 21 April 2014 | 19:12:46
Home / Kriminal / Perampok Bersenpi Gasak 24 Karung Cabai

Minggu, 13 Mei 2012 , 10:25:00

RELATED NEWS

MEDAN- Sopir truk colt diesel asal Aceh BL 9207 Y mengangkut 24 karung cabai merah dan cabai rawit, dirampok oleh tujuh pria di Jalan Medan-Binjai Km 12, Sabtu (12/5) dini hari sekira pukul 02.00 WIB. Akibatnya, sopir truk mengalami kerugian lima karung cabai dan uang Rp50 ribu.

Truk yang dikendarai, Nasrun (35) dan kernetnya Syaifullah (37) warga Benermeriah,  Takengon, Aceh Tenggara. Saat hendak masuk ke Kota Medan, tiba-tiba dipotong mobil Toyota Avanza warna hitam dan memaksa Nasrun menghentikan  kendaraannya.

Saat mobil sudah berhenti, enam pria berbadan tegap langsung turun dari dalam mobil Totoya Avanza hitam. Kemudian, meminta sopir dan kernetnya keluar dari truk, sambil menodongkan pistol ke arah sopir truck yang belum diketahui jenis senjata api yang digunakan pelaku.

Korban yang sudah ketakutan dan sadar jika nyawanya terancam, akhirnya sopir dan kernet memilih mengikuti kemauan dari kawanan rampok bersenpi tersebut. Kernet truk diminta untuk masuk ke dalam mobil Avanza. Kemudian 2 orang dari kawanan rampok masuk ke dalam truk dan dikendarai memasuki ke kawasan Sei Mencirim dan kemudian ke arah kawasan selayang.

Di lokasi tersebut, sopir dan kernet diminta turun, namun sebelum turun kawanan rampok mengambil dompet milik sopir dan kernet kemudian meninggalkan korbannya dengan membawa kabur truk beserta 24 karung cabai tersebut, rencananya 24 karung cabai ini akan diantar di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan.

Bermodalkan uang sebesar Rp50ribu yang tersisa di dalam saku celana milik Nasrun, kemudian menuju Polsek Sunggal menumpangi sebuah betor dan menceritakan kejadian yang mereka alami dihadapan petugas SPK yang berjaga. Tapi, oleh petugas, kedua korban diminta untuk membawa surat BPKB kendaraan untuk melengkapi laporan.

"Pelakunya sekitar tujuh orang bang, naik Avanza warna hitam. Satunya pelakunya ada yang memakai jaket loreng, truk nya dibawa orang itu dan kami ditinggalkan di kawasan selayang setelah sebelumnya di kawasan Sei Mencirim.

Kapolsek Sunggal Kompol Budi Hendrawan saat di konfirmasi mengatakan jika anggotanya telah melakukan pengecekan ke sekitar lokasi kejadian, dan meminta kepada korban untuk melengkapi surat-surat kendaraan guna memperkuat laporan,

"Anggota pagi tadi langsung melakukan pengecekan ke sekitar lokasi, dan korban kita juga minta untuk membawa surat BPKB untuk memperkuat laporan," sebutnya.(gus)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar