Rabu, 22 Mei 2013 | 08:38:49
Home / Dahlan Iskan / Plok Plok Plok di Istana Jogja

Senin, 28 Mei 2012 , 04:44:00

BELUM pernah soal mobil listrik dibahas seserius ini. Serius pembahasannya, tinggi level yang membahasnya, dan Presiden SBY sendiri inisiatornya. Bahkan, beliau sendiri pula yang memimpin rapatnya.
  
Ini terjadi Jumat sore lalu di Istana Negara Jogjakarta. Lebih dari separo menteri anggota kabinet hadir. Semua rektor perguruan tinggi terkemuka diundang: UI, ITB, ITS, UNS, UGM, dan lain-lain. Para rektor itulah yang menyiapkan presentasi hasil kajiannya. Saya sendiri menghadirkan Pendawa Putra Petir yang kini sedang menyiapkan prototipe mobil listrik nasional.
  
Para rektor itu, di bawah koordinasi Mendikbud Muhammad Nuh dan Menristek Gusti Muhammad Hatta, secara mengejutkan menyajikan hasil kajian akademik yang sangat lengkap dan mendalam. Padahal, Presiden SBY hanya memberi waktu 2,5 bulan kepada mereka.

Presiden memang pernah mengundang para rektor itu ke istana Jakarta. Tujuannya meminta pandangan mereka mengenai realistis tidaknya mobil listrik nasional. Presiden lantas minta kajian akademiknya. Waktu 2,5 bulan ternyata cukup untuk mereka.
  
Karena itu, saat presiden menagih,  yang ditagih begitu siapnya. Rupanya,  presiden dan para rektor sama-sama semangatnya. Ini seperti tumbu ketemu tutupnya, Anang ketemu Ashanty-nya!
  
Ini juga menunjukkan bahwa dunia perguruan tinggi sebenarnya sudah lama memendam kesumat: melahirkan sesuatu yang bersejarah oleh kemampuan intelektual bangsa sendiri. Bahwa konsep itu bisa lahir begitu cepat pada dasarnya juga karena dunia perguruan tinggi sudah lama melakukan kajian, riset, dan uji coba yang mendalam.
  
Para mahasiswa pun sudah bisa membuatnya. Saya sudah mencoba yang buatan mahasiswa ITS, ITB, ataupun UGM. Sudah bertahun-tahun mereka memendam harapan: kapan hasil riset itu tidak sekadar berhenti sampai di peti. Mereka sudah lama mimpi kapan hasil kajian itu menjadi karya nyata untuk bangsa. Bahkan, mereka pernah curiga jangan-jangan kepentingan bisnis besarlah yang membunuh bayi mereka sejak masih di dalam kandungannya.
  
Maka, begitu Presiden SBY memberikan sinyal yang kuat untuk lahirnya mobil listrik nasional ini, para rektor menyala seperti bensin menyambar bara yang menganga. "Kami sampai kurang tidur dan tidak sempat mengajar," ujar doktor elektro UGM yang terlibat penyiapan konsep itu.
  
Presiden SBY kelihatan amat puas mendengarkan presentasi Mendikbud dan rektor UGM yang mewakili para rektor semua. Presiden juga memberikan komitmen yang kuat untuk kelanjutan proyek ini. Para rektor bertepuk tangan berkali-kali.
  
Kesimpulan paparan akademik para rektor tersebut adalah: kelahiran mobil lisrik adalah suatu keharusan. Kata "keharusan" itu ditulis dengan huruf besar semua. Itu menandakan keniscayaannya. Sedangkan saat yang tepat untuk melahirkannya, kata kesimpulan itu: sekarang juga. Kata "sekarang" itu juga ditulis dengan huruf besar menandakan jangan sampai kita mengabaikan momentum.
  
Terlambat merealisasikannya, kata para rektor, hanya akan membuat Indonesia mengulangi sejarah buruk kita di masa lalu: jadi pasar empuk semata. Kita akan gigit jari untuk kesekian kalinya. "Secara teknologi, SDM, pasar, dan industrial kita mampu melakukannya,"  ujar Prof Dr Agus Darmadi, guru besar elektro UGM yang mewakili para rektor menyampaikan presentasi.
  
Paparan para rektor itu tecermin juga dalam paparan tim Pendawa Putra Petir yang dihadirkan setelah itu. Yakni lima putra bangsa yang siap merealisasikannya. Lima orang ini merupakan hasil seleksi dari lebih dari seribu orang yang mendukung lahirnya mobil listrik nasional. Lima orang inilah yang memenuhi tiga syarat utama sekaligus: kemampuan akademik, pengalaman industri, dan passion untuk mewujudkannya.
  
Dasep Ahmadi, engineer lulusan ITB dan berpendidikan luar negeri, sudah lama berada di industri mobil. Kini Dasep mampu memproduksi mesin presisi dan berhasil mengekspornya. Kalau sudah bisa membuat mesin presisi, semua mesin menjadi mudah baginya. Dasep kini lagi menyelesaikan tiga prototipe city electric car. Sudah hampir jadi. Sebulan lagi sudah bisa dikendarai. Bentuknya yang sudah kelihatan mirip Avanza. Sudah dua kali saya mengunjungi workshop-nya.
  
Danet Suryatama, engineer lulusan ITS dengan gelar doktor dari Michigan USA, sudah lebih dari sepuluh tahun menjadi engineer di pabrik mobil AS. Saat pertemuan dengan Presiden SBY itu, Danet baru tiba dari USA. Masih belum mandi. Hampir saja tidak sempat hadir. Pesawatnya dari AS terlambat berangkat.
  
Saya sudah sekali mengunjungi workshop di Jogja yang akan mengerjakan mobil listriknya. Danet menyiapkan prototipe mobil listrik kelas mewah. "Agar jangan ada anggapan mobil listrik itu ecek-ecek,"  katanya.

Desain mobilnya, yang hanya  boleh ditayangkan amat sekilas, membuat penggemar Ferrari bisa iri.  Dua bulan lagi mobil ini jadi. Danet sudah siap pulang ke tanah air untuk mengabdikan diri bagi bangsa sendiri. Sudah 20 tahun dia berkarya untuk Amerika. Kini ibunya yang kelahiran Pacitan seperti memanggilnya pulang.
  
Ravi Desai, lahir dan lulusan Gujarat. Ravi ahli dalam energi dan menekuni konversi energi. Ravi kini menyelesaikan konversi mobil lama yang ingin diubah menjadi mobil listrik. Saat meninjau proyeknya di Serpong minggu lalu, saya lihat ada dua sedan Timor di situ. Timor itulah yang dicopot mesinnya, diganti motor listrik. Dua bulan lagi Timor baru itu sudah bisa meluncur di jalan raya.
  
Mario Rivaldi, spesialis sepeda motor listrik. Lulusan Inggris dan Jerman yang pernah di ITB ini bukan baru membuat, tapi sudah membuat. Bahkan,  sepeda motornya sudah lulus uji sertifikasi dan sudah dipatenkan. Mario tidak mau karyanya ini disamakan dengan motor listrik dari Tiongkok yang kini beredar di Indonesia. Kelas motornya yang akan diberi merek Abyor itu jauh di atas yang ada.
  
Tentu, karya empat engineer itu tidak akan bisa disebut mobil listrik nasional kalau komponen buatan dalam negerinya tidak memadai. Itulah sebabnya diperlukan si bungsu dari Pendawa: umurnya masih sangat muda (termuda di antara sang Pendawa), tapi namanya masih harus dirahasiakan. Waktu diminta oleh Bapak Presiden SBY untuk bicara, dia juga hanya bicara seperlunya.
   
Anak Padang ini ahli membuat komponen motor. Dia sudah punya belasan paten motor di luar negeri. Dia juga bersedia pulang. Untuk menjadi pelopor industri komponen motor di dalam negeri. Sudah 14 tahun dia di negara maju, kini saatnya dia kembali. Semangatnya untuk mengabdi pada bangsa sendiri ternyata begitu tinggi.
  
"Dalam satu mobil," kata sang Sadewa ini, "diperlukan 150 motor". Kalau satu juta mobil, diperlukan 150 juta motor. Semuanya impor. Satu pabrik gula besar bisa memerlukan 1.000 motor. Apa saja memerlukan motor. Tapi, kita belum bisa membuatnya.
  
Sadewa dari Sumbar inilah yang akan mengubahnya. Kini dia sedang membentuk tim yang kuat. Dia akan keliling perguruan tinggi mencari tenaga yang andal untuk menjadi timnya. Dalam tiga bulan ke depan,  prototipe motornya akan lahir di Bandung. Tentu, Sadewa akan memprioritaskan motor untuk mobil listrik nasional lebih dulu.
  
Melihat tekad putra-putra bangsa itu,  Presiden SBY tidak bisa menyembunyikan keterharuannya. Wajah, mimik, dan kata-kata presiden membuat suasana pertemuan sore itu campur aduk: haru dan bangga!
  
Presiden memberikan dukungan penuh pada lahirnya babak baru ini. Misalnya, dukungan regulasi dan insentif. Menperin M.S. Hidayat juga sangat bersemangat. Dia "komit memberikan dukungan yang diperlukan.
  
Lantas, kata penutup dari Presiden SBY dalam pertemuan itu seperti sapu jagat: dalam tiga bulan ke depan, konsep regulasi yang diperlukan berikut insentif yang diinginkan sudah harus berhasil dirumuskan. Dan Presiden SBY akan menagihnya.
  
Tepuk tangan pun menggemuruh: plok plok plok! (*)

      Dahlan Iskan

    Menteri  BUMN
  
  
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
    1. 20.07.2012,
      10:57
      dwi djoko
      dulu saya bangga jadi INDONESI hari ini aku lebih bangga lagi jadi INDONESIA
    2. 18.06.2012,
      00:17
      haposan siahaan
      wooh...Luar biasa,.lebih baik terlambat dri pada tdk berbuat sama sekali..pasti bisa dan terwujud karya anak bangsa..GBU for DI
    3. 17.06.2012,
      12:25
      winarno zain
      subhanalloh...semoga jaya negeri ini..
      DIS for RI 1..
    4. 08.06.2012,
      13:55
      hatim fahmi
      InsyaALLAH
      Bangsa kita punya kemampuan dan kemauan, tapi penghambatnya cukup dominan, mudah2an pak dahlan dapat mengatasinya. Amieeeeen
    5. 04.06.2012,
      16:35
      Ireng banget
      Luar biasa.....pak Dahlan Iskan..semoga panjang umur..jgn kayak menteri yg lain ngomooong doang,,
    6. 03.06.2012,
      11:19
      Volta
      Apa nggak terlalu jauh meloncat? Kenapa tidak buat sepeda motor listrik dulu? Calon pembeli sepeda motor jauh lebih besar dari pembeli mobil. Sampai detik ini tidak ada spd motor nasional padahal membuatnya lebih mudah dari buat mobil From mobile
    7. 02.06.2012,
      21:53
      resi
      bissmillah,,,,smga berhasil...bermanfaat...dan berdaya guna...
    8. 01.06.2012,
      21:03
      ilalang malam
      mdah2an pra ahli psawat binaan pk habibie juga sgra plang k indnesia untk mmbuat krya yg fnomenal lagi kayak n-250 itu. Amin allahuma amin...
    9. 01.06.2012,
      15:04
      kera ngalam
      yang penting jgn lupa sarana pendukungnya Pak??!
      sale service sparepart itu lohhh...
      maju NKRI jaya!!!!!! From mobile
    10. 01.06.2012,
      12:48
      ilham
      Merdeka! Merdeka! Indonesia merdeka! Kita bangun Indonesia! Mari bung rebut kembali! Merdeka! Merdeka! Merdeka!
    11. 01.06.2012,
      10:52
      Reddy
      Kami selalu berdo'a semoga bangsa ini terus dijadikan oleh Allah SWT, bangsa yang kaya akan ilmu pengetahuan. Jazakamullah khoiran katsiran Dahlan Iskan... From mobile
    12. 01.06.2012,
      09:43
      Indonesia Bisa
      Terimakasih Pak Dahlan! Bapak bertutur dengan apik seolah kami yg membaca hadir dalam pertemuan itu merasakan bangga dan haru From mobile
    13. 01.06.2012,
      07:33
      Tio Adhi
      Mantap semangat PA.'PENDAWA PUTRA PETIR' HARUS membawa angin baru di negeri ini MERDEKA!!!!, ENERGI altenatif, inovatif HARUS SEGERA DI WUJUDKAN
    14. 31.05.2012,
      20:58
      bodong sugiharto
      Semoga dukungan SBY dan menteri yang lain tidak hangat2 ....ayam.Ingat Interpelasi, ingat kompetitor!
    15. 31.05.2012,
      14:51
      rizal
      tak terasa air mata saya keluar terharu rasanya, banyak putra bangsa yang hebat2 mau mengambdikan buat negerinya semoga tidak ada penghalangnya
    16. 31.05.2012,
      14:46
      anindito
      Indonesia harus bangkit, jangan hanya jadi obyek pasar luar negeri.Bravo Pak Dis, semoga langkah Bapak didukung semua pihak.
    17. 31.05.2012,
      00:51
      anak medan
      Subhanallah...ya Allah lindungilah pemimpin-pemimpin kami yg spt ini,kuatkanlah dia, sehatkanlah dia, panjangkanlah umurnya, berkahilah hidupnya.
    18. 30.05.2012,
      21:35
      pencari ilmu
      siap pak, saya akan nabung dari sekarang untuk beli mobnas,
      dari program ini yang bangkit bukan hanya indstri auto tp juga dunia pndidikan kita..
    19. 30.05.2012,
      11:25
      steven
      ya inilah yang namanya : KERJA ! gag cuma ngomong doank seperti kebanyakan orang dan pejabat...
    20. 30.05.2012,
      10:45
      Shirley
      Pak Dahlan, kami siap jadi pembeli mobil listrik produksi nasional! Mungkin ini bisa jadi produk unggulan yg sdh lama ditunggu2 bangsa kita
    21. 29.05.2012,
      22:54
      danang
      waduh.. Nyampek gak bisa tidur sy baca ini ...kami semua mendukung kerja keras dan kerja keras bapak2 semua. ADA SATU YG TIDAK BISA DITAWAR MAJULAH INDONESIA. SEJAHTERA DAN MAKMUR. AMIN YA ALLAH From mobile
    22. 29.05.2012,
      11:51
      amanah
      alhamdulilaah...ayoo kerja kerja kerja berani OPTIMIS maju INDONESIAKU
    23. 29.05.2012,
      05:29
      Har
      Woouwww...! Saya betul2 merinding dan bangga membaca tulisan MH ini,ternyata msh byk anak bangsa yg genius,peduli bangsa dan pekerja keras.Manusia2 ky gini neh yg dibthkan utk membangun bgsa ini.moga lekas terwjd dan jgn sampai ada tekanan dr pihak manapun (poliTIKUS,mafia importir,pershn asing). Maju terus Indonesiaku..! From mobile
    24. 29.05.2012,
      01:05
      famajiid
      Semoga segera terwujud ean bebas dari aral dan rintangan
      Jangan dikorupsi ya.... Maju terus pak dahlan biar industri kita jadi tuan rumah di negeri sendiri
      PASTI BISA!!!! From mobile
    25. 29.05.2012,
      00:21
      calon jurgan tebu
      walhamdulillaahirobbilalamiiin nnn...
    26. 28.05.2012,
      23:50
      Iman
      Terus rapatkan barisan n maju bersama cak...kita perangi BBM, shg tidak menjadi komoditas Parpol unt CARMUK! From mobile
    27. 28.05.2012,
      21:51
      Yuli
      Gagasan yang membuat bangga jadi warga Indonesia maju terus pak DIS...semoga Allah melindungimu
    28. 28.05.2012,
      20:39
      Didik Suhardianto
      Indonesia bangsa besar, selalu ada beberapa yg pintar. SBY serta Dahlan Iskan kunci ekonomi RI yang melesat 3 x lipat dalaM 10 tahun ke depan
    29. 28.05.2012,
      16:51
      Guru Umar Bakri
      Bangga. melihat anak-anak pd GUMREGAH. tapi namanya kok SEREM ya. PUTRA PETIR, lha nanti kl menyambar bgmn?
    30. 28.05.2012,
      14:35
      ABDULLAH
      AYo semu harus ingat ini adalah salah satu jasa DI dengan tulisannya sehingga semua bangun.ayo bangun bangun bangun
    31. 28.05.2012,
      14:16
      akhmad
      sy amat terharu dan bangga membaca tulisan ini. Semoga cita-cita luhur ini terwujud dgn sukses. Semoga amal kebaikan ini akan membawa berkah dan kemajuan bagi bangsa ini. From mobile
    32. 28.05.2012,
      14:16
      rustee
      Bismillah.... semoga tidak ada halangan dan rintangan. ingat: 'Purwodadi kuthane sing dadi nyatane' yo Cak DI
    33. 28.05.2012,
      12:26
      nabil mumtaz
      sy merinding membacanya smbil berdoa pd-Nya, smg sukses dn sukses. Sy orang Kebonsari dkt Takeran bangga pd p DIS. smg sht sllu
    34. 28.05.2012,
      12:25
      blitut
      berita yg seperti ini yang perlu disebarluaskan! Jalan masih panjang kawan, semoga tekad dan semangat tetap bulat untuk INDONESIA!
    35. 28.05.2012,
      12:10
      sir.alet
      like DIS.. From mobile
    36. 28.05.2012,
      12:09
      iskandar
      indonesia bangsa pilihan... SDA mlimpah, SDM gudangnya yg dibutuhkan komitmen dari pemimpin....rakyat indonesia sudah mimpi untuk jd bgs mandiri
    37. 28.05.2012,
      11:41
      cholis Andestop
      LANJUTKAN, JANGAN ADA KATA MUNDUR UNTUK MEMAJUKAN NEGARA INI,,,,,CAHYOOOOO
    38. 28.05.2012,
      11:37
      warsan
      masya Alloh..............smoga saja dapat diwujudkan untuk indonesia.
    39. 28.05.2012,
      11:27
      bytot
      Semoga putra petir lahir lebih dahulu dari putra Anang-Ashanty,,, Like DIS yoooo...
    40. 28.05.2012,
      11:05
      abdul muthlib hamid
      subhanallah subhanallah maju terus pak DIS,
    41. 28.05.2012,
      10:54
      Tole
      aku terharu.,
    42. 28.05.2012,
      10:46
      akang
      Satu kata aja MANTAP, Insya Allah beli satu dech
    43. 28.05.2012,
      10:34
      Dman
      Danet sudah siap pulang ke tanah air untuk mengabdikan diri bagi bangsa sendiri. Sebagai perbandingan, masih ada orang pinter yg jago memimpin perusahaan otomotif nasional. Setiap thn mereka mempresentasikan keuntungan luar biasa perusahaan yg dipimpinnya. Cuma sayang, mereka hanya orang gajian dan tdk terpanggil utk memajukan industri otomotif negaranya.. istilah kasarnya cuma budak...
    44. 28.05.2012,
      10:16
      miftahol.m
      Indonesia ditakdirkan jdi negara besar. yng dibutuhkan sekarang adalah pemimpin pemimpin 'besar'.Bravo Pak DIS.
    45. 28.05.2012,
      10:08
      Muh. Arifin
      Salam Hormat Generasi EmasIndonesia
      Sudah waktunya semua Element bangsa saling bahu membahu membangun martabat, saatnya bangkittttttttt.Mantap!
    46. 28.05.2012,
      10:07
      Penggemar Infotemen
      Tulisan yg membuat semangat anak bangsa, kecuai Syahrini ..wkwkwkwk..
    47. 28.05.2012,
      08:05
      ammank
      semoga Indonesia udah bisa menjadi negara industri terbesat didunia. amin.. garuda didadaku.. bravo Putra Petir wujudkan impanmu Freedom...
    48. 28.05.2012,
      08:03
      herimoko@skakmat
      Mantaaabb......, gak sabar pingin liat disainnya..... penasaran nih.... Tks Pak DAIS.....
    49. 28.05.2012,
      07:56
      hardi
      asem kecut gula legi,nek kepencut yo dienteni, tulisannya. kok sempetnya ngudarasa dalam isi artikel serius ini, dahlan bangeeet
    50. 28.05.2012,
      07:42
      Choiruman
      DIS:Demi Indonesia Sejahtera rakyat hrs Kerja Kerja Kerja,Bravo Bapak Putra PETIR,Bersama Kita Bisa,Lanjutkan!!
    51. 28.05.2012,
      07:24
      daswir tanjung
      Gagasan yg brilian dan jitu dari Pak Dis mendapat sambutan yg baik dr Presiden dan perguruan tinggi,mudah2an putra petir akan segera terujud .
    52. 28.05.2012,
      06:32
      Like DIS mania
      Wow...pagi2 dah banyak aja yg komen. Pada nungguin artikel DIS semua. Ane jg sih gan :D
    53. 28.05.2012,
      05:53
      Teguh Setyoadi
      Trima kasih pak DIS, semoga segra terwujud dan menjadi karya yang monumental bagi indonesia tercinta.
    54. 28.05.2012,
      05:50
      dodit
      ini betul INDONESIA kan????_____sangat membanggakanpolitisi, koruptor ke laut aja dah...
    55. 28.05.2012,
      05:31
      bp_toro
      terjawab sudah semua keraguan ttg mobil listrik ini, ada yang br kls menengah ada kls atas adapula yang ckp diganti mesinnya aja,komplit nian gan
    56. 28.05.2012,
      05:27
      poema
      Smoga berhasil dan menjadi kebanggaan bangsa, kl ada yg ganggu libas aja pak.....ngga usah peduli ham