‚Äč
Senin, 02 Maret 2015 | 06:29:20

Sabtu, 28 Juli 2012 , 14:08:00

BERITA TERKAIT

DEMAK – Bulan puasa bukan berarti puasa pencabulan. Buktinya masih saja ada laporan yang masuk terkait aduan kasus asusila di Demak. Seperti yang menimpa AM (15), warga Desa/Kecamatan Karangawen Demak.

Rabu (25/7) siang, AM yang dipampingi orang tuanya lapor Polres. Mereka mengaku digarap oleh beberapa pemuda sekaligus dalam keadaan mabuk. Kejadian di sebuah perumahan Desa Bumirejo Karangawen tersebut mengakibatkan korban dan keluarganya mengalami shock. Hingga kemarin petugas Polres Demak masih melakukan penyidikan.

Menurut Kapolres Demak AKBP Sigit Widodo melalui Kasubag Humas AKP Sutomo, kejadian bermula saat korban diajak temannya bermain di lokasi kejadian. “Saya diajak oleh teman saya Nur Iksan untuk main, katanya dia (saksi) ditelpon oleh Suglek disuruh main ke rumahnya,” jelas korban kepada petugas.

Sesampainya di lokasi, baik korban maupun temannya kemudian diajak untuk minum-minuman keras. Tak lama kemudian korban sudah mabuk berat dan ditarik ke dalam kamar oleh pelaku. Namun belum sempat dimasukkan ke dalam kamar, tiba-tiba saja datang pelaku Juwito Cs warga Desa Wonorejo Guntur Demak.

Melihat korban yang dalam keadaan mabuk berat, pelaku dan teman-temannya langsung memaksa korban untuk berhubungan. Karena ketakutan, korban yang mabuk ini akhirnya dibawa masuk ke dalam kamar. Di dalam kamar, pakaian korban langsung dipreteli dan menjadi bancakan para pelaku hingga nyaris klenger.

Usai menuntaskan hajatnya, para pelaku kabur melarikan diri meninggalkan korban yang lemas tak berdaya. Orang tua korban yang tidak terima mengajak korban untuk melaporkan kasus yang menimpa AM ke Polres Demak. (adi)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 15.09.2013,
          13:16
          ardy arjom
          Kok bsa se mbak From mobile
        2. 30.01.2013,
          15:59

          haha..? kasihan diajak minuman keraz malah mau From mobile