Jumat, 18 April 2014 | 12:35:43

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Home / Pendidikan / Pendidikan / Kurikulum 2013 Sarat Kejanggalan

Jumat, 15 Februari 2013 , 17:30:00

Koordinator ICW, Siti Juliantari menemukan 8 kejanggalan dalam kurikulum 2013.Foto: M Fathra Nazrul Islam/jpnn
Koordinator ICW, Siti Juliantari menemukan 8 kejanggalan dalam kurikulum 2013.Foto: M Fathra Nazrul Islam/jpnn
RELATED NEWS

JAKARTA - Koalisi Tolak Kurikulum 2013 menyatakan kurikulum 2013 yang akan diterapkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Juli mendatang sarat kejanggalan. Hasil investigasi Koalisi ini menemukan sedikitnya 8 kejanggalan dalam kurikulum baru yang digadang-gadang Mendikbud, Mohammad Nuh itu.

Salah satu anggota koalisi dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Siti Juliantary menyebutkan, kejanggalan pertama, pemerintah menggunakan logika terbalik dalam perubahan kurikulum pendidikan. Karena konsekuensinya, pemerintah harus merevisi PP 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan.

"Kemudian baru menyusun dan menetapkan kurikulum baru. Bukan seperti saat ini, standar nasional pendidikan mengikuti atau mengacu pada kurikulum 2013," tegas Siti dalam konferensi pers di Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (15/2).

Kedua, pemerintah dinilai tidak konsisten dengan RPJMN sebagaimana diatur dalam Perpres nomor 5/2010. Hal ini berdampak pada ketidak jelasan anggaran kurikulum itu sendiri. Ketiga, anggaran kurikulum 2013 tidak terencana dengan baik.

"Kejanggalan keempat, tidak ada evalusasi terhadap kurikulum KTSP 20106. Sampai saat ini kita tidak lihat hasil evaluasi ini," ujarnya.

Kejanggalan berikutnya, panduan kurikulum 2013 mengungkung kreatifitas dan inovasi guru serta penyeragaman konteks lokal. Yang berikutnya, koalisi menilai target training master teacher terlalu ambisius karena akan melatih ratusan ribu guru dalam waktu kurang dari 4 bulan.

Ketujuh, bahan perubahan kurikulum yang disampaikan oleh pemerintah berbeda-beda. Kejanggalan kedelapan adalah, buku-buku yang disiapkan untuk siswa dan guru kurang dari 50 persen yang sudah selesai. Sehingga Koalisi ini melihata kesiapan buku masih minim.

"Kami juga pertanyakan siapa lembaga yang berutugas menyusun buku ini. Jadi kami melihat ada kemunduran dalam perubahan kurikulum ini. Karena yang bermasalah bukan kurikulum, tapi orang-orang yang terlibat langsung dalam belajar mengajar, itu yang harus diubah," kata Siti.(Fat/jpnn)

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 26.02.2013,
        21:31
        ruri
        Sebaiknya kurikulum 2013 di tunda....
      2. 18.02.2013,
        12:49
        Anang Dwijo Suryanto
        Kurikulum di negeriku ...
      3. 18.02.2013,
        10:20
        aan
        sebenarnya kurikulum ini seperti apa.. kurikulum ktsp saja belum sempurna, bahkan kurikulum yang dibuat kok tidak melihat keadaan nyata sekolah..
      4. 17.02.2013,
        16:44
        kawulaning Gusti
        setuju sekali pak Muhamaad Muhajir, KTSP saja disempurnakan bisa lebih irit dana dan lebih mudah implementasinya. Kurikulum baru ini kalau dipaksakaan juga seperti'ulo marani gebug'
      5. 16.02.2013,
        12:06
        belitut ngurah
        kejanggalan yang kesembilan adalah orang yang tdk terlibat di pendidikan sering berkoar-koar dengan mengatasnamakan guru.
      6. 16.02.2013,
        07:56
        Dr. Muhammad Muhajir
        saya setuju dengan hasil temuan saudara. seharusnya kurikulum KTSP yang ada sekarang perlu disempurnakan. tidak usah merubah nama.
      7. 16.02.2013,
        07:11
        bayangan
        Hanya orang-orang yg berotak waras dan tdk mempunyai kepentingan bisnis yg bisa melihat kejanggalan-kejanggalan ini.Semoga DPR melek.
      8. 15.02.2013,
        22:36
        NGADIYANTO
        Kami sebagai guru hanya bisa berharap ,anak didik kami tidak menjadi korban dari sebuah kebijakan. From mobile
      9. 15.02.2013,
        21:49
        Nur Rais
        Saya sangat setuju, sekali dengan ditiadakan / ditundanya kurikulum 2013, karena belum adanya kesiapan dari para insan pendidik untuk memulainya

      此页面上的内容需要较新版本的 Adobe Flash Player。

      获取 Adobe Flash Player