Selasa, 23 Desember 2014 | 06:26:33
Home / Nasional / Humaniora / Mulai 2014, 'Honorer' Bakal Lebih Makmur

Senin, 23 Desember 2013 , 01:05:00

Menpan-RB Azwar Abubakar. Foto: Ist
Menpan-RB Azwar Abubakar. Foto: Ist

JAKARTA - Sejumlah petinggi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dalam berbagai kesempatan menegaskan, mulai 2014 sudah tidak ada tenaga honorer dan seluruh instansi dilarang menganggarkan gaji untuk honorer.

Namun jika dicermati isi Undang-undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) yang diketok palu pekan lalu, ada peluang besar tenaga honorer "berganti baju" menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Tingkat kesejahteraan PPPK ini dipastikan bakal lebih baik.

Peluang itu cukup besar, karena sesuai UU ASN, yang berwenang mengangkat PPPK adalah Pejabat Pembina Kepegawaian. Ini tidak ada bedanya dengan pengangkatan tenaga honorer.

Nah, ini bisa menjadi kabar baik bagi para tenaga honorer kategori dua (K2) yang gagal menjadi CPNS, yang pengumumannya akan dilakukan Januari 2014.

Menpan-RB Azwar Abubakar sendiri tidak menampik kemungkinan honorer K2 yang gagal menjadi PPPK.

"Tidak menutup kemungkinan honorer yang gagal bisa masuk PPPK, tapi harus ikut prosedur rekrutmen PPPK juga. Jadi tidak sertamerta mereka langsung masuk. Kalau daerah masih ingin mempekerjakan honorer, ya silakan saja. Tapi bagi yang tidak bisa mempekerjakan lagi karena alasan tidak ada anggaran, ya silakan diberhentikan. Apakah diberikan kompensasi atau tidak, itu tergantung kebijakan daerah," ujar Azwar Abubakar kepada JPNN, kemarin.

Hanya saja, Azwar menjelaskan, untuk PPPK ada mekanisme perekrutannya sendiri, yang berbeda dengan honorer. "Kalau honorer, daerah yang angkat tanpa perhitungan matang, PPPK harus ada perhitungan jelas. Sebab PPPK haknya sama dengan pegawai negeri, bedanya di pensiun saja," terang menteri asal Aceh ini.

Memang, melihat ketentuan pasal Pasal 21 dan 22 UU ASN, terlihat hak PPPK beda-beda tipis dengan yang diterima PNS. Di sana disebutkan, PNS berhak memperoleh: gaji, tunjangan, dan fasilitas. Juga cuti, jaminan pensiun dan jaminan hari tua,  perlindungan, dan pengembangan kompetensi.

Sedang hak PPPK, yang diatur di pasal 22, disebutkan PPPK berhak memperoleh gaji dan tunjangan, cuti, perlindungan, dan pengembangan kompetensi.

Hanya saja, pemerintah dan DPR tampaknya tidak mau para PPPK nantinya tiba-tiba menuntut diangkat jadi PNS. Di UU ASN dinyatakan, PPPK tidak dapat diangkat secara otomatis menjadi calon PNS.

Di ayat (4), "Untuk diangkat menjadi calon PNS, PPPK harus mengikuti semua proses seleksi yang dilaksanakan bagi calon PNS dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan." (sam/esy/jpnn)

* Hasil Pengumuman CPNS 2014 CPNS

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 04.12.2014,
          11:33
          ERI RAHMAT
          Mohon kira nya perhatian nya kepada saya sebagai Tenaga Kerja Sukarela,supaya di rekomendasi kan untuk menjadi tenaga kerja Honorer setarap PPPK. saya TKS/Magang Salah Satu Instansi Salah Satu di Kabupaten Musi Rawas....
          From mobile
        2. 04.12.2014,
          11:32
          ERI RAHMAT
          Mohon kira nya perhatian nya kepada saya sebagai Tenaga Kerja Sukarela,supaya di rekomendasi kan untuk menjadi tenaga kerja Honorer setarap PPPK. saya TKS/Magang Salah Satu Instansi Salah Satu di Kabupaten Musi Rawas.... s From mobile
        3. 26.11.2014,
          11:21
          Rahmansyah
          mohon dipercepat PPPK-ASN nya. KAMI HONORER AKAN MENGIKUTI ARUS POSITIP (YANG MEMBANGUN).
        4. 23.11.2014,
          21:06
          gusrita
          sy memang berharap kalau ad kesempatan bg km yg tdk terdaftar k2 sementara sy sudah honor lebih dr 8th. From mobile
        5. 17.11.2014,
          10:38
          Abdul Wahab
          Kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah terhadap guru-guru honor di sekolah swasta, terma kasih
        6. 04.11.2014,
          15:56
          Apride. M
          Kami berharap sangat pada semua pejabat kami, yg duduk di pemerintahan. Mohon perjuangkan nasib kami para honorer agar hidup lebih sejahtera.
        7. 28.10.2014,
          10:00
          Lukar.
          Saya sudah Honor dari tahun 2009,diDinas Pertanian danKehutanan kabupaten tana tidung,sebagai ujung tombak dinas dilapangan,ingin pemerintah pusat perhatikan nasib saya. From mobile
        8. 20.10.2014,
          21:40
          Gusrita
          saya sudah lebih dr 8th honor tp tidak terdaftar k2 bagaimana nasib kami utk kedepan nya,smg bapak yg du2k di mpr dan dpr bs memperhatikan nasib kami. From mobile
        9. 20.10.2014,
          08:11
          anto
          mudahan semua itu benar amien
        10. 17.10.2014,
          02:57
          edi
          Saya sebagai tenaga honorer k2 di disnak lampung selatan sudah hampir 20 thn....dan umur saya sdh lebih dari 46 thn.... Apa masih ada peluang untk di angkat mejadi pns pak mentri.....,? Tolong nasssib saya dan anak anak saya pak mentri...... From mobile