Sabtu, 25 Oktober 2014 | 21:31:51
Home / Nasional / Humaniora / Mulai 2014, 'Honorer' Bakal Lebih Makmur

Senin, 23 Desember 2013 , 01:05:00

Menpan-RB Azwar Abubakar. Foto: Ist
Menpan-RB Azwar Abubakar. Foto: Ist

JAKARTA - Sejumlah petinggi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dalam berbagai kesempatan menegaskan, mulai 2014 sudah tidak ada tenaga honorer dan seluruh instansi dilarang menganggarkan gaji untuk honorer.

Namun jika dicermati isi Undang-undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) yang diketok palu pekan lalu, ada peluang besar tenaga honorer "berganti baju" menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Tingkat kesejahteraan PPPK ini dipastikan bakal lebih baik.

Peluang itu cukup besar, karena sesuai UU ASN, yang berwenang mengangkat PPPK adalah Pejabat Pembina Kepegawaian. Ini tidak ada bedanya dengan pengangkatan tenaga honorer.

Nah, ini bisa menjadi kabar baik bagi para tenaga honorer kategori dua (K2) yang gagal menjadi CPNS, yang pengumumannya akan dilakukan Januari 2014.

Menpan-RB Azwar Abubakar sendiri tidak menampik kemungkinan honorer K2 yang gagal menjadi PPPK.

"Tidak menutup kemungkinan honorer yang gagal bisa masuk PPPK, tapi harus ikut prosedur rekrutmen PPPK juga. Jadi tidak sertamerta mereka langsung masuk. Kalau daerah masih ingin mempekerjakan honorer, ya silakan saja. Tapi bagi yang tidak bisa mempekerjakan lagi karena alasan tidak ada anggaran, ya silakan diberhentikan. Apakah diberikan kompensasi atau tidak, itu tergantung kebijakan daerah," ujar Azwar Abubakar kepada JPNN, kemarin.

Hanya saja, Azwar menjelaskan, untuk PPPK ada mekanisme perekrutannya sendiri, yang berbeda dengan honorer. "Kalau honorer, daerah yang angkat tanpa perhitungan matang, PPPK harus ada perhitungan jelas. Sebab PPPK haknya sama dengan pegawai negeri, bedanya di pensiun saja," terang menteri asal Aceh ini.

Memang, melihat ketentuan pasal Pasal 21 dan 22 UU ASN, terlihat hak PPPK beda-beda tipis dengan yang diterima PNS. Di sana disebutkan, PNS berhak memperoleh: gaji, tunjangan, dan fasilitas. Juga cuti, jaminan pensiun dan jaminan hari tua,  perlindungan, dan pengembangan kompetensi.

Sedang hak PPPK, yang diatur di pasal 22, disebutkan PPPK berhak memperoleh gaji dan tunjangan, cuti, perlindungan, dan pengembangan kompetensi.

Hanya saja, pemerintah dan DPR tampaknya tidak mau para PPPK nantinya tiba-tiba menuntut diangkat jadi PNS. Di UU ASN dinyatakan, PPPK tidak dapat diangkat secara otomatis menjadi calon PNS.

Di ayat (4), "Untuk diangkat menjadi calon PNS, PPPK harus mengikuti semua proses seleksi yang dilaksanakan bagi calon PNS dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan." (sam/esy/jpnn)

* Klik disini untuk melihat Simulasi Tes CPNS

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 20.10.2014,
        21:40
        Gusrita
        saya sudah lebih dr 8th honor tp tidak terdaftar k2 bagaimana nasib kami utk kedepan nya,smg bapak yg du2k di mpr dan dpr bs memperhatikan nasib kami. From mobile
      2. 20.10.2014,
        08:11
        anto
        mudahan semua itu benar amien
      3. 17.10.2014,
        02:57
        edi
        Saya sebagai tenaga honorer k2 di disnak lampung selatan sudah hampir 20 thn....dan umur saya sdh lebih dari 46 thn.... Apa masih ada peluang untk di angkat mejadi pns pak mentri.....,? Tolong nasssib saya dan anak anak saya pak mentri...... From mobile
      4. 12.10.2014,
        12:21
        SONNY
        KAPAN PEGAWAI HONORER SEJAHTERA..???? SAMPAI SEKARANG PEGAWSAI HONORER MASIH SENGSARA.TOLONG UNTUK PEJABAT - PEJABAT MEMPERHATIKAN NASIB KAMI.
      5. 11.10.2014,
        11:25
        Nano
        Entahlah ...masih banyak lagi nasib honorer yang belum diperhatikan..
      6. 25.09.2014,
        13:44
        wayan ngurah eka kurniawan
        saya honor mulai tahun 2007 dan gimana nasib saya kedepanyan..mengingat untuk ikut tes cpns jalur umum tidak bisa mohon perhatianya ...terimakasih
      7. 18.09.2014,
        11:03
        renyta
        bagamana solusi untuk guru honorer non K2 yg sdh mmpunyai SK bupati th 2005 s.d skg tp msh blm diangkat2 mnjdi CPNS From mobile
      8. 10.09.2014,
        11:28
        wawan
        sya honorer yang sdh hampir 10 tahun mengajar juga tdk masuk k2 tolong kalau memang PPPk solusi untuk mensejahterahkan honorer segera direalisasi
      9. 27.08.2014,
        12:10
        Elfrida simangunsong
        Saya dah lama mengabdi tp saya tidak masuk kategori dan tidak memiki nuptk,umur sayapun 38 tahun padahal saya mengajar di daerah sgt terpencil yg hrs di tempuh 4 km berjalan kaki .tlg pak presiden gimana nasib saya From mobile
      10. 15.08.2014,
        21:21
        nahar
        pusat bisa bilang gitu horerer bisa terangkat pppk,law udah sampai daerah ujung2nya duit pak,law gak mau bayar gak di keluarkan