Kamis, 28 Agustus 2014 | 04:15:12
Home / Nasional / Humaniora / 50 Persen Jatah CPNS Honorer K2 untuk Guru

Kamis, 30 Januari 2014 , 07:15:00

JAKARTA--Ini kabar baik bagi para guru tenaga honorer kategori dua (K2). Pasalnya, jumlah guru honorer K2 yang akan diangkat menjadi CPNS jumlahnya lumayan banyak, yakni sekitar 100 ribu.

Seperti diketahui,  tenaga honorer K2 yang mengikuti tes CPNS pada 3 November sebanyak 605.179 orang. Terdiri atas tenaga pendidik 254.774 orang, kesehatan 17.124, penyuluh 5.585, dan teknis atau administrasi 327.696 orang.

Nah, yang akan lulus dari jumlah 605.179 itu kuotanya 30 persen, atau sekitar 200 ribu. Dengan demikian, 50 persen dari angka itu adalah sekitar 100 ribu.

"Dari kuota 30 persen, formasinya kita siapkan 50 persen untuk guru, kesehatan 20 persen, penyuluh 20 persen, dan teknis atau administrasi 10 persen," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar kepada wartawan usai menggelar rapat dengan para Kepala BKD provinsi dan sekdaprov seluruh Indonesia, di kantor KemenPAN-RB, kemarin (29/1).

Pengumumannya pun mundur dari yang direncanakan 4 Februari, menjadi 5 Februari 2014. Pengumuman kelulusan akan dilakukan oleh Panselnas. Ini berbeda dengan pengumuman kelulusan CPNS jalur umum, yang harus dilakukan masing-masing instansi, pusat dan daerah.

"Atas pertimbangan pemerintah, Panselnas, dan pemda, kita putuskan pengumuman honorer K2 pada 5 Februari," kata Azwar, menteri dari Aceh itu.

Nantinya, lanjut Azwar, pihak pemda tinggal menempel saja hasil hasil pengumuman di daerah.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno menjelaskan, pengumuman oleh Panselnas ini sesuai ketentuan PP 48 Tahun 2005 jo PP 47 Tahun 2007 jo PP 56 Tahun 2012.

Azwar kembali menjelaskan, kuota 30 persen tidak akan diterapkan secara nasional. Alasannya, jika diterapkan secara nasional, maka bisa jadi yang lulus hanya dari wilayah Indonesia Bagian Barat saja.

"Kalau tidak begitu, nanti kuota 30 persen hanya diambil wilayah Barat saja. Ini kita kedepankan aspek keadilan, di samping kemampuan juga," tandasnya.

Dia memastikan, nantinya seluruh instansi yang tenaga honorernya ikut tes, pasti ada yang lulus, disesuikan dengan formasi dan kemampuan berdasar hasil tes.

Hal lain yang juga dipertimbangkan,  usia honorernya, lama pengabdian, dan spesifikasi daerah atau kewilayahan.

Diakui Azwar, penetapan kelulusan honorer K2 sangat subjektif karena pertimbangan politisnya tinggi. Itu sebabnya, pemerintah terus memilah-milah agar seluruh instansi kebagian jatah CPNS. (sam/esy/jpnn)

* Klik disini untuk melihat Simulasi Tes CPNS

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 07.04.2014,
        07:11
        check this out now
        utg23m I think this is a real great blog.Thanks Again. Keep writing. From mobile
      2. 24.02.2014,
        20:23
        suparmin
        pemerintah sehrusnya angkat semua tenaga honorer k2, jangan buka jalur umum dulu, karena k2 aja belum semua diangkat, kok malah mau buka jalur um
      3. 05.02.2014,
        04:16
        khadroni
        Perlu diketahui bahwa msalah honorer sebenarnya dah tuntas dlm kurun waktu 2005-2009.Muculnya hnorer k2 75prsen msa kerja mereka fiktip
      4. 04.02.2014,
        19:05
        ai nurjanah
        kalu boleh tau pa menpan guru honor itu jadi budaknya guru2 pns.padahal dilihat dari gajih itu antara pns dan honor jauh kemana-mana 300 ama 7000.000 tapi kerja sama.saya udah 11 tahun jadi guru honor.husus ke pamenpan lebih bijak lagi dalam pengangkatan k2.
      5. 02.02.2014,
        19:19
        cuy insfirate
        Tidak ada kepastian, keadilan
      6. 02.02.2014,
        10:25
        abdul Gofar
        pak menpan 100% skrang K2 udah S1 semuanya...........lihat data dapodik
      7. 02.02.2014,
        03:51
        loe.angker
        kepada panitia penyelenggara honorer k2 bersikap lah yang adil,jangan di pilah2,contoh kalao ada amplop ya yg tebal itu yg di nyatakan lulus,wkwk
      8. 02.02.2014,
        03:37
        loe.angker
        parman.wajar2 aja kalo guru2 tempat kmu males2san kerena,guruya guru ngazi/ama guru pencak silat,hahahahahahahahahahahaha
      9. 02.02.2014,
        03:21
        loe.angker
        sagfv
      10. 02.02.2014,
        00:28
        ahmad haris
        tiga serangkai lingkaran setn yaitu kesehatan, pendidikan dan ekonomi sangat berpengaruh dalam mengentaskan kemiskinan...