Rian/Rosyita Gagal Rebut Tradisi Juara

Rian/Rosyita Gagal Rebut Tradisi Juara
Rian/Rosyita Gagal Rebut Tradisi Juara

jpnn.com - ALOR STAR - Pasangan ganda campuran Muhammad Rian Ardianto/Rosyita Eka Putri Sari gagal merebut gelar juara pada BWF World Junior Championships 2014. Kegagalan ini menutup peluang tim Merah Putih untuk menyambung kembali tradisi gelar juara di turnamen ini.

Di babak final yang berlangsung di Stadion Sultan Abdul Halim, Jumat (18/4), Rian/Rosyita dihentikan unggulan pertama, Huang Kaixiang/Chen Qingchen (Tiongkok), dengan skor 12-21, 17-21.
 
“Kami kecewa dengan hasil ini, karena ini adalah WJC terakhir buat kami. Kami juga belum bisa meraih gelar juara dunia junior seperti senior-senior kami di tahun 2011 dan 2012,” kata Rosyita seperti dilansir laman PBSI.
 
Rian/Rosyita tidak bermain dalam penampilan terbaik mereka. Di game pertama, mereka seringkali melakukan kesalahan tidak perlu. Di pertengahan permainan, Rian/Rosyita sempat mengimbangi perlawanan Huang/Chen. Namun setelah menyamakan kedudukan 12-12, Rian/Rosyita membuang banyak poin dengan kesalahan sendiri.
 
Di game kedua, Rian/Rosyita juga sebetulnya sudah unggul hingga 7-2. Namun Huang/Chen yang merupakan juara bertahan, terus menggempur pertahanan Rian/Rosyita. Smash Huang yang terkenal keras, seringkali diarahkan ke pertahanan Rosyita dan gagal untuk dikembalikan dengan baik. Huang/Chen pun balik unggul 15-14 dan terus berlari hingga kembali merebut game kedua.
 
“Permainan kami tidak keluar. Kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Mainnya tidak enak, gerakan dan pukulannya tidak pas semua. Lawan juga tampil lebih baik, Chen permainan depannya bagus, Huang punya smash kencang yang sulit dikembalikan,” ujar wanita kelahiran Sleman itu.
 
Menurut Rian, Huang/Chen sepertinya sudah mempelajari permainan mereka. Pola permainan yang dibangun Rian/Rosyita juga dengan mudah dibaca pasangan ganda Tiongkok itu.

"Smash Huang yang kencang sering menembus pertahanan kami, defense kami harus diperkuat lagi. Kami juga mesti bisa jaga fokus, sudah sering unggul tapi tersusul lawan,” kata Rian.

Indonesia terakhir meraih juara di nomor ini diraih pada tahun 2011 dan 2012. Alfian Eko Prasetya/Gloria Emanuelle Widjaja berhasil mempersembahkan gelar setelah terjadi all Indonesian Final pada kejuaraan yang berlangsung di 2011. Sedangkan tahun berikutnya, Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti memetik kemenangan setelah mengalahkan rekan senegaranya Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia.

Sayang, di tahun 2013, Kevin Sanjaya Sukamujo/Masita Mahmudin gagal mempersembahkan gelar juara. Kevin/Masita ditundukkan ganda campuran Tiongkok, Huang Kaixiang/Chen Qingchen. Nah, Huang/Chen kembali membuat Indonesia hanya puas meraih medali perak.

Indonesia masih memiliki satu wakil lagi di final yaitu pasangan ganda putri Rosyita Eka Putri Sari/Apriani Rahayu. Wakil Indonesia ini akan berhadapan dengan wakil Tiongkok, Chen Qingchen/Jia Yi Fan.(ris/jpnn)


ALOR STAR - Pasangan ganda campuran Muhammad Rian Ardianto/Rosyita Eka Putri Sari gagal merebut gelar juara pada BWF World Junior Championships 2014.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News