PARAH! Mbah Dukun Ngaku Bisa Pindahkan Janin, Jarinya 'Blusukan'

PARAH! Mbah Dukun Ngaku Bisa Pindahkan Janin, Jarinya 'Blusukan'
Ilustrasi pencabulan. ANTARA

jpnn.com, LUBUKLINGGAU - LUBUKLINGGAU – Mbah Tohal (52) ditangkap polisi dalam kasus dugaan pencabulan. Dia mengaku sebagai dukun yang bisa memindahkan janin dari rahim RK (20) ke rahim LL (25). Tapi yang terjadi malah pencabulan karena mbah dukun itu pegang-pegang bagian kewanitaan kedua perempuan itu.
    
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Ari Wahyu Widodo, melalui Kasat Reskrim, AKP Arif Mansyur, menjelaskan penangkapan itu menindaklanjuti laporan polisi RK dan LL. Dikatakannya saat melapor, 20 Juli 2015, sekitar pukul 20.00 WIB, RK dan LL datang ke rumah Tohal, di Kelurahan Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan
    
RK saat itu tengah hamil empat bulan, LL merupakan temannya. Kedatangan mereka ke rumah Mbah Tohal, karena menjanjikan dapat memindahkan janin dari rahim RK ke rahim LL.

“Korban diajak masuk kamar, disuruh buka baju untuk ritual proses memindahkan janin. Jadi korban ini percaya dan membuka baju, hingga terjadi cabul," kata Arif.
    
Setelah “merelakan" bagian kewanitaannya dipegang-pegang Mbah Tohal, nyatanya janin tersebut tidak pindah. Kedua korban yang merasa ditipu dan sudah dicabuli, akhirnya melapor polisi. Jumat (21/8) sekitar pukul 15.30 WIB, tersangka dicokok di rumahnya.

Sejumlah barang bukti (BB), disita polisi, seperti celana, bra, dan pakaian dalam kedua korban, termasuk uang mahar Rp1,3 juta.
     
Ditemui di Mapolres Lubuklinggau, Mbah Tohal membantah dituduh melakukan pencabulan. Sebelum ritual dilakukan, dia mengaku sudah menjelaskan pada kedua pasien itu (RK dan LL). “Memang seperti itu persyaratannya (buka baju, red),” tukas kakek empat cucu dari tiga anaknya itu.
    
Mbah Tohal cerita, cara praktiknya dengan mengurut perut kedua pasien, turun sampai ke bagian sensitif. "Memang seperti itu proses ritualnya. Aku idak gugurke, tapi mindahke janin dengan ritual. Sudah sekitar 8-9 uwong yang kupindahkan janinnyo, ritualnyo yo kumasu'i jari," cetusnya.
     
Mbah Tohal mengaku sudah sejak tahun 1999, menjadi dukun di kampungnya. Penampilannya nyentrik. Meski usianya sudah lebih dari paruh baya, rambutnya gondrong dan jenggotnya dikuncir. Bajunya kaus hitam, merek drum terkenal.

"Sudah lama gaya cak ini, niru Ahmad Dhani, pentolan (grup band) Dewa 19. Aku bukan fans, tapi cuma sebatas senang," tuturnya. (wek/air)

Mbah Tohal (52) ditangkap polisi dalam kasus dugaan pencabulan. Dia mengaku sebagai dukun yang bisa memindahkan janin dari rahim.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News