Danramil Dibacok, Warga Tewas Tertembak, Polsek Manokwari Diserang

Danramil Dibacok, Warga Tewas Tertembak, Polsek Manokwari Diserang
Ilustrasi. Foto: AFP

jpnn.com - MANOKWARI - Insiden penyerangan markas Polsek Manokwari Kota, Kamis (27/10), menyulut ketegangan di ibu kota Papua Barat itu.

Polisi menduga para pelaku sudah merencanakan aksi penyerangan tersebut. Usai insiden, polisi menemukan tiga buah bom molotov di sekitar Polsek yang diduga dibawa para pelaku.

Penyerangan ini diduga kuat dipicu bentrok antara polisi dan warga di depan Pasar Sanggeng, Rabu (26/10) malam. Dalam kericuhan di pasar tersebut, Komandan Koramil Kota Manokwari Mayor Infantri Harsono terkena bacokan benda tajam di bagian kepala. Akibatnya ia menderita luka serius pada bagian kepala. Selain itu, saat kejadian korban sempat dipukuli massa. 

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian, pun menjenguk Mayor Harsono di Rumkit Dr Azhar Zahir Fasharkan TNI AL Manokwari, Kamis (27/10).

Pangdam didampingi Dandrem 171 PVT Brigjen TNI Purnawan Widi Andaru dan Dandim 1703 Manokwari Letkol Infantri Andi Parulian SIP saat menjenguk Danramil. Pangdam juga melihat korban Onesimus Rumayom (47 Tahun) yang tewas setelah tertembak, Rabu (26/10) malam. 

Pangdam sempat berbicara pada keluarga korban di dalam kamar mayat. Pangdam juga menjenguk korban lainnya yang terluka. Saat bertemu dengan keluarga korban dan tokoh masyarakat di Rumkit, Pangdam meminta semua pihak untuk menahan diri untuk mencegah hal yang sama tidak terulang lagi.

"Saya imbau warga untuk selesaikan dengan baik dan kasih. Saling memaafkan dan memahami sesama," tuturnya seperti dikutip dari Radar Sorong, Jumat (28/10).

Pangdam juga menyampaikan keprihatinannya dan turut berduka khususnya bagi korban yang meninggal saat insiden terjadi. "Saya berharap para korban yang terluka cepat sembuh. Termasuk Danramil Kota Manokwari," katanya. (sr/adk/jpnn)


MANOKWARI - Insiden penyerangan markas Polsek Manokwari Kota, Kamis (27/10), menyulut ketegangan di ibu kota Papua Barat itu. Polisi menduga para


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News