100 Hari Presiden Joe Biden: Umat Islam Jadi Prioritas

Sabtu, 10 April 2021 – 15:20 WIB
100 Hari Presiden Joe Biden: Umat Islam Jadi Prioritas - JPNN.com
Presiden Joko Widodo dan Joe Biden. Foto: Twitter/jokowi

Meskipun diwarnai berbagai dinamika, termasuk adanya sentimen negatif terhadap Islam atau Islamophobia, dan arah kebijakan pemerintah yang berubah-ubah bergantung pada pemimpinnya, Konjen Arifi menegaskan bahwa kehidupan masyarakat Muslim di AS pada umumnya baik-baik saja.

Arifi menuturkan, bahwa masyarakat Amerika adalah masyarakat yang terbuka dengan perbedaan karena sejak awal berdirinya negara tersebut dibangun oleh kaum imigran dengan keanekaragaman budaya, adat istiadat, dan kebiasaan.

“Masyarakat AS secara umum sangat toleran dan terbuka kepada Islam, sebagaimana mereka terbuka pada pemeluk agama lainnya seperti Nasrani dan Yahudi,” kata dia.

Ia juga menegaskan bahwa Islam sudah menjadi bagian dari masyarakat AS. Meskipun Idul Fitri dan Idul Adha belum ditetapkan menjadi hari libur nasional, tetapi perayaan hari-hari penting umat Islam sudah cukup dikenal di AS, dan banyak pekerja Muslim yang diizinkan mengambil cuti untuk menunaikan ibadah pada hari-hari tersebut.

Lebih lanjut, Konjen Arifi juga menyebut bahwa pemerintah AS menjamin perlindungan bagi umat beragama di mata hukum. Selama tidak melanggar peraturan dan taat pada ketentuan yang ada, seperti membayar pajak, maka tidak ada perbedaan perlakuan antara masyarakat Muslim dengan umat beragama lainnya.

“Sebetulnya pandangan tentang Islam di AS itu jangan serta merta kita terlalu terpengaruh oleh media massa, memang kalau kita tidak melihat dan mengalami sendiri akan sulit untuk bisa mengetahui secara persis bagaimana sebenarnya kehidupan warga Muslim di AS selama ini. Ini yang perlu kita sampaikan kepada warga kita di Tanah Air,” kata Arifi.

Berdasarkan survei yang dikutip KJRI New York, jumlah umat Muslim di AS diperkirakan sebanyak 3,45 juta jiwa atau 1,1 persen dari total populasi AS.

Sementara jumlah masjid di AS diperkirakan sebanyak 2.229 masjid yang tersebar di 50 negara bagian. Dari jumlah tersebut, lima diantaranya merupakan masjid Indonesia yaitu Masjid Al Hikmah (New York), Masjid IMAAM Center (Maryland), Masjid At-Thoriq (Los Angeles), Masjid Al-Falah (Philadephia), dan Masjid Istiqlal (Houston). (ant/dil/jpnn)

Sumber Antara

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...