106 Perawat Meninggal Dunia saat Bertugas Menangani Pasien Covid-19

106 Perawat Meninggal Dunia saat Bertugas Menangani Pasien Covid-19
Ilustrasi pasien positif COVID-19 menjalani perawatan.

jpnn.com, MALANG - Sebanyak 106 perawat di wilayah Jawa Timur wafat saat bertugas menangani covid-19. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungannya di Kota Malang.

"Kita semua berduka. Ini adalah perjuangan dengan pengorbanan yang luar biasa, yang sudah didedikasikan para perawat di Indonesia, khususnya di Jawa Timur" kata Khofifah usai memberikan pengarahan pada HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia di Kota Malang.

Dalam upaya untuk menekan penyebaran Covid-19, Pemprov Jatim kini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pelaksanaan PPKM Mikro tersebut dinilai mampu menekan penyebaran virus corona.

Pelaksanaan PPKM mikro dinilai memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur.

Sebelum penerapan PPKM Mikro, di Jawa Timur terdapat delapan zona merah. Saat ini, sudah tidak ada lagi zona merah penyebaran Covid-19. Sebanyak 16 kabupaten/kota atau sekitar 42 persen berstatus zona kuning.

PPKM Mikro di Jawa Timur akan diperpanjang hingga 22 Maret 2021, mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 5 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan PPKM Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Di wilayah Jawa Timur, secara keseluruhan tercatat ada 134.852 kasus konfirmasi positif virus corona. Dari total kasus tersebut, sebanyak 123.066 orang dilaporkan sembuh, sementara 9.495 orang dinyatakan meninggal. (antara/jpnn))

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka mendalam mengenang para perawat yang meninggal akibat covid-19.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News