115 Kardinal Mulai Pilih Paus Baru

115 Kardinal Mulai Pilih Paus Baru
PUNYA SUARA: Ratusan kardinal dari seluruh dunia berkumpul untuk memilih Paus yang baru. FOTO: Net
Cerobong asap pun telah disiapkan di atas Kapel Sistine. Cerobong ini penting karena kesepakatan para kardinal untuk memilih paus baru akan dikabarkan melalui asap. Asap warna hitam bila belum sepakat dan asap putih bila sudah ada yang terpilih. Di dalam kapel itu juga suah ada dua perapian.

      

Satu untuk membakar surat suara para kardinal dan satu lagi untuk mengirimkan kabar kepada publik apakah paus baru telah terpilih atau belum. "Jika hari telah gelap, ada lampu sorot yang akan ditujukan ke arah cerobong asap itu agar tetap bisa dilihat," ujar Frederico Lombardi, juru bicara Vatikan.

      

Setidaknya ada beberapa kandidat kuat yang digadang-gadang menjadi paus. Antara lain Kardinal Italia Angelo Scola, Kardinal Ghana Peter Turkson, Kardinal Nigeria Francis Arinze, Kardinal Kanada Marc Ouellet, Kardinal Brasil Odilo Scherer, dan Kardinal Meksiko Jose Francisco Robles Ortega.

      

Tradisi berabad-abad itu akan disaksikan langsung umat Katolik dari seluruh dunia dan jemaat yang berkumpul di lapangan Basilika Santo Petrus, Vatikan. Untuk mengantisipasi kehadiran ratusan ribu jemaat, Vatikan mulai berkoordinasi dengan Pemerintah Italia.

VATIKAN - Hari ini sebanyak 115 kardinal dari seluruh dunia dijadwalkan mulai melaksanakan pemilihan paus baru (konklaf) di Kapel Sistine, Vatikan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News