193 Muslim Myanmar Terdampar di Sabang

193 Muslim Myanmar Terdampar di Sabang
Foto : M Rizal/Rakyat Aceh/JPNN
Sampai di darat petugas penolong membagikan air dan kue. Mereka pun berebut. Setelah itu, mereka dikumpulkan di Dermaga Lanal Sabang. Tim evakuasi terdiri atas TNI-AL, Satgas Bankom RAPI, Satkorlak, Tim SAR, sejumlah ormas, dan Panglaot Ie Meule.

Setelah minum dan makan kue, satu per satu di antara mereka bertumbangan karena iritasi dan kurangnya cairan tubuh. Mereka terbaring lemas sehingga segera dilarikan ke Rumah Sakit Sabang.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan rinci dari para korban. Berdasar pengakuan Emir, awalnya jumlah mereka 301 orang dengan tujuan Malaysia untuk mencari kerja. Namun, data dari Satgas Bankom RAPI, mereka yang dirawat di RSU Sabang 43 orang, di RS-AL 36 orang, dan sisanya yang masih berada di Dermaga Lanal 114 orang. Dengan demikian, jumlah mereka 193 orang.

Kejadian serupa pernah terjadi pada 2006. Saat itu, 98 warga Myanmar dan Bangladesh terdampar di Sabang. Hingga sekarang, ke-98 warga Myanmar dan Bangladesh itu berada di Dermaga Lanal Sabang. Mereka semua juga muslim. (zal/jpnn/nw)

SABANG - Sebanyak 193 warga negara Myanmar dan Banglades sekitar pukul 09.15 WIB, Rabu (7/1) ditemukan terombang-ambing di laut lepas sekitar 20


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News