JPNN.com

2020, PPA Bakal Perkuat Investasi dan Pengelolaan NPL Himbara

Jumat, 15 November 2019 – 04:35 WIB 2020, PPA Bakal Perkuat Investasi dan Pengelolaan NPL Himbara - JPNN.com
Para Direksi PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Foto dok humas PPA

jpnn.com, BANDUNG - PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (PPA) berencana memperkuat investasi dan menambah pengelolaan Non Performing Loan (NPL) bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) pada 2020 mendatang. 

Rencana tersebut akan memperkuat peran PPA sebagai satu-satunya perseroan yang diberikan amanah untuk mengupayakan penyehatan BUMN serta membantu presistemik penyehatan perbankan.

"Total investasi PPA sampai dengan triwulan II sebesar Rp 3,1 triliun ditambah dengan pipeline triwulan IV tahun 2019 mencapai Rp3,9 triliun," ujar Direktur Utama Iman Rachman, Kamis (14/11).

Investasi/pembiayaan terbesar yaitu pada sektor infrastruktur melalui anak perusahaaan yaitu PT Nindya Karya dan penyertaan saham melalui anak perusahaan yaitu PPA Kapital. 

Selain melalui anak perusahaan, PPA juga berinvestasi pada perusahaan produsen polypropylene, perusahaan produsen gas alam, perusahaan pembangkit listrik tenaga mini-hydro, perusahaan pengolahan produk perikanan, perusahaan transportasi udara (helicopter), perusahaan produsen alumunium dan lainnya.

“Kami tidak hanya masuk ke perusahaan sehat atau sektor yang sedang diminati. Kami mencari peluang sekaligus membantu perbankan dengan menangani NPL nya. PPA perlu kembali ke khitah sebagai perusahaan yang mengelola aset eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional," tutur Iman.

Saat ini kata Iman, PPA sudah memiliki dua anak perusahaan sebagai hasil pengelolaan NPL Bank Mandiri yaitu PT Bondi Syad Mulia yang bergerak di bidang galvanizing dan PT Rejeki Inti Logam yang bergerak di bidang aluminium. 

Ke depannya, PPA akan menjalin kerja sama dengan bank-bank anggota Himbara lainnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...