31 TKI 'Hilang' di Shelter Batam

Diduga Suap Oknum Petugas Dinsos

31 TKI 'Hilang' di Shelter Batam
31 TKI 'Hilang' di Shelter Batam
"Kita tidak ada meminta uang sama sekali dan kita juga tidak ada menerima uang, kalau pulang itu karena mereka ada yang jemput. Dan kalau ada yang jemput kita hanya buat berita acara serah terima dan meminta KTP," katanya saat ditemui di Kantor Dinsos Batam.

Ke-30 TKI itu, kata Azhar, dijemput keluarganya. "Bukan saya keluarkan karena mereka ngasih uang. Mungkin mereka tahunya saya yang mengurus para TKI bermasalah, jadi ada yang mikir saya dikasih uang tersebut, padahal demi Tuhan saya tak ada menerima uang tersebut," tuturnya lagi.

Azhar mengatakan, kalau ada keluarga TKI yang jemput diperbolehkan. "Kita tak bisa melarang karena mereka satu kampung. Dan kita akan mendapat telepon kalau mereka sudah sampai di kampungnya," jelasnya.

Sementara itu, staf Direktorat Pengamanan BPN2TKI, I Putu Edy Suwarsana merasa kecewa saat akan melakukan pengecekan TKI yang dititipkan di Shelter Dinsos. "Padahal maksud saya ke sini mau mendata lagi TKI, kalau tahu seperti ini mending tak titip di sini. Ini bisa dilihat siapa yang melegalkan TKI, padahal kita sudah capek-capek mengevaluasi TKI tersebut," ujarnya saat ditemui di Shelter Dinsos.(cr12/gas)

SEKUPANG- Dari 34 TKI yang dititipkan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) di Shelter Dinas Sosial Batam di


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News