4 Pengakuan Jenderal soal Baku Tembak di Rumah Ferdy Sambo, Daftar Kejanggalan Kian Tebal

4 Pengakuan Jenderal soal Baku Tembak di Rumah Ferdy Sambo, Daftar Kejanggalan Kian Tebal
Mayjen Pol (Purn) Seno Sukarto, Ketua RT 05 RW 01 Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Pengakuannya menambah panjang daftar kejanggalan baku tembak polisi di rumah Irjen Ferdy Sambo. Foto: Mercurius Thomos Mone/JPNN.com

Salah satu dekoder pada CCTV, kata Seno, sempat diganti oleh pihak Kepolisian usai penembakan di rumah Kadiv Propam Polri.

Menurut keterangan satpam, CCTV yang terpasang di pos dekat rumah tersebut berjumlah delapan. Namun dua kamera rusak dan baru saja diganti.

CCTV di Komplek Polri Duren Tiga tidak hanya dipasang di setiap jalan. Namun, kata Seno, setiap rumah juga memiliki CCTV sendiri.

Seno Sukarto merasa yakin sampai saat ini CCTV yang berada di pos keamanan dekat rumah Kadiv Propam Polri masih aktif.

Apakah CCTV di rumah Irjen Ferdy Sambo masih aktif? Seno menjawab tidak tahu lantaran yang mengetahui hanya pemilik rumah.

"Kalau yang di luar masih aktif. Yang di dalam saya enggak tahu, yang tahu yang punya rumah," ucap Seno Sukarto. (antara/sam/jpnn)

Pengakuan Mayjen Pol (Purn) Seno Sukarto memperpanjang daftar kejanggalan kasus baku tembak polisi di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.


Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News