5 Fakta Kematian Bripka Efriyadi yang Membuat Kapolres Turun Tangan

5 Fakta Kematian Bripka Efriyadi yang Membuat Kapolres Turun Tangan
Kapolres Banyu Asin memimpin pemakaman Bripka Efriyadi. Foto: dok palpos.id

3. Tabrakan adu banteng

Kecelakaan yang dialami Bripka Efriyadi terbilang sangat keras.

Sepeda motor Yamaha FreeGo berpelat BG 4179 BAO yang dikendarai anggota Polres Muba itu adu banteng dengan motor Yamaha Jupiter Z1 bernopol BG 3748 BAJ, yang dikendarai seorang pelajar berinisial RS (17).

4. Luka Parah

Akibat tabrakan keras tersebut, Bripka Efriyadi mengalami luka memar di kepala belakang, robek di pipi, serta tidak sadarkan diri.

Polisi asal Kelurahan Babat itu lantas langsung dilarikan ke RSUD Sekayu, tetapi dia tak tertolong.

Sementara itu, pengendara RS mengalami luka memar di hidung dan luka betis kaki kanan, juga dibawa ke rumah sakit yang sama.

5. Pemakaman dipimpin langsung Kapolres

Usai dinyatakan meninggal dunia, Bripka Efriyadi dimakamkan di TPU Keluarga di Kecamatan Babat Toman, Rabu (20/10).

Prosesi pemakaman dipimpin langsung Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy yang dihadiri Wakapolres Muba, PJU Polres Muba dan seluruh kerabat anggota Polres Muba. (*/palpos.id)


Bripka Efriyadi meninggal saat mendapat perawatan di RSUD Sekayu, berikut 5 fakta kematian anggota Satsamapta Polres Muba itu


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News