5000 Ton Minyak Sawit Tenggelam

5000 Ton Minyak Sawit Tenggelam
5000 Ton Minyak Sawit Tenggelam
JAMBI- Peristiwa tenggelamnya tugboat HM Leo II di wilayah perairan Desa Kampung Laut Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjab Timur, bisa jadi akan berdampak terhadap perekonomian di kawasan itu. Ini lantaran HM Leo II yang tenggelam tersebut menarik sebuah tongkang yang membawa 5000 metrik ton Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah milik PT Sinar Alam Permai (SAP).

Direktur Polisi Perairan Polda Jambi, AKBP Bambang Irianto, ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa kejadian bermula karena terjadinya pendangkalan pada air sungai yang mengakibatkan kandasnya kapal. "Saat kapal kandas, mungkin masih dipaksa untuk maju. Sehingga oleng dan tenggelam," katanya.

Meski demikian, katanya, saat ini pihaknya masih terfokus untuk mengevakuasi muatan di dalam tongkan yang berisi 5.000 matrik ton (MT) CPO, serta TB HM Leo yang tenggelam. Saat ini, tongkang tersebut masih terapung di perairan. "Setelah itu, baru nanti seluruh awak kapal akan dimintai keterangan," katanya.

Dijelaskannya, kecelakaan yang terjadi Sabtu (5/12) malam sekira  pukul 23.30 WIB itu, juga disebabkan karena air yang sedang surut. "Karena air surut, dan nakhoda diperkirakan membawa kapal terlalu ke pinggir. Sehingga kandas," katanya.

JAMBI- Peristiwa tenggelamnya tugboat HM Leo II di wilayah perairan Desa Kampung Laut Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjab Timur, bisa jadi akan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News