Abu Vulkanik Gunung Raung Ganggu Penerbangan Menuju Bandara Banyuwangi

Abu Vulkanik Gunung Raung Ganggu Penerbangan Menuju Bandara Banyuwangi
Visual Gunung Raung via CCTV pada Jumat (17/7), teramati kepulan asap/abu dengan ketinggian mencapai 200 meter dari puncak. Foto: ANTARA/HO-PVMBG

“Kalau itu arah angin saja. Tiga hari kemarin arah angin dominan ke timur laut. Tadi pagi ke arah timur dan ke tenggara,” jelasnya.

Menurutnya, ketinggian asap yang membawa abu vulkanik rata-rata masih mencapai seribu meter. Asap ini masih terus keluar meskipun ada jedanya. Berbeda dengan pada 7-12 Februari 2021 lalu. Pada periode itu asap yang membawa abu vulkanik keluar secara terus menerus. 

Mukijo menambahkan, meskipun aktivitas kegempaan dominan pada amplitudo 1 mm, tetapi intensitas abu vulkanik yang menyembur dari Gunung Raung masih cukup tebal. Sehingga potensi hujan abu masih terus terjadi.

“Sampai Jumat pagi memang masih terus keluar jadi potensi hujan abu masih ada, tergantung arah angin,” pungkasnya. (ngopibareng/jpnn)

Bandara Banyuwangi sempat ditutup sementara karena penerbangan terganggu abu vulkanik Gunung Raung.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News