Ada Penyimpangan Solar Subsidi di Sukabumi, Pelakunya Tak Disangka

Ada Penyimpangan Solar Subsidi di Sukabumi, Pelakunya Tak Disangka
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah saat memeriksa puluhan jeriken yang disita pihaknya dari empat tersangka penyalahguna BBM subsidi jenis Solar di Kabupaten Sukabumi, Jabar. ANTARA/Aditya Rohman

jpnn.com, SUKABUMI - PT Pertamina menggandeng Polres Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat untuk mengawasi penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) daerah itu.

Cara itu ditempuh Pertamina guna mengantisipasi penyalahgunaan BBM bersubsidi di tengah-tengah tingginya permintaan, salah satunya jenis solar.

"Kami bersama kepolisian meningkatkan pengawasan di tiap SPBU sebagai langkah antisipasi terjadinya tindak pidana penyalahgunaan BBM subsidi," ucap Sales Branch Manager Sukabumi PT Pertamina Andi Arifin pada Minggu (3/4).

Andi pun mengungkap beberapa kasus yang dibongkar Polres Sukabumi dengan menangkap sejumlah pelaku penyalahgunaan BBM jenis solar subsidi.

Dia menyebut modus operandi yang dilakukan jaringan ini adalah memanfaatkan surat rekomendasi dari dinas terkait.

Sesuai rekomendasi, lanjut Andi, BBM jenis solar subsidi itu seharusnya untuk petani maupun nelayan.

Namun, faktanya pelaku menjual BBM subsidi itu secara eceran untuk pengendara yang ingin mengisi solar untuk kendaraan pribadi.

Andi mengatakan para pelaku penyimpangan solar subsidi juga bukan petani atau nelayan, bahkan satu tersangka di antaranya merupakan pegawai SPBU.

PT Pertamina mengungkap pelaku penyimpangan BBM jenis solar subsidi di Sukabumi, Jabar. pelakunya sungguh tidak disangka.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News