Aduh, 21.000 Rumah Warga Tergenang Banjir lagi Saat Pandemi Corona

Aduh, 21.000 Rumah Warga Tergenang Banjir lagi Saat Pandemi Corona
Warga melintasi jalan yang tergenang akibat banjir di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto: Antara/Bagus Ahmad Rizaldi

jpnn.com, BANDUNG - Sebanyak 21.000 lebih rumah warga di tiga kecamatan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tergenang banjir akibat hujan deras Jumat kemarin.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin mengatakan banjir meliputi wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Baleendah, dan Kecamatan Bojongsoang.

Menurut pantauan tim BPBD Kabupaten Bandung pada Sabtu dini hari, hingga pukul 05.00 WIB genangan air paling tinggi terjadi di Kecamatan Baleendah, dengan tinggi muka air berkisar 20 cm hingga 220 cm.

Banjir menyebabkan 7.907 rumah warga, tujuh sekolah, dan 35 tempat ibadah tergenang, berdampak pada 33.525 warga di Kecamatan Baleendah.

Di Kecamatan Dayeuhkolot, banjir meliputi Desa Dayeuhkolot, Desa Citereup, dan Desa Pasawahan, menimbulkan genangan setinggi hingga dua meter.

Banjir juga meliputi wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, menyebabkan 7.167 rumah warga, delapan tempat ibadah, 20 sekolah, dan tujuh fasilitas umum tergenang dan memaksa 33 keluarga mengungsi.

Menurut BPBD, jumlah warga yang terdampak banjir di Kecamatan Dayeuhkolot sebanyak 26.078 orang.

Selain itu, banjir menyebabkan 6.814 rumah warga tergenang ??????di Kecamatan Bojongsoang, tempat 21.758 warga menghadapi dampak banjir dan tidak kurang dari 1.710 warga harus mengungsi akibat banjir.

BPBD berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan yang terdampak banjir untuk membantu korban banjir dan mendata dampak.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News