Agar Tetap Bahagia dan Sehat, Kemenaker Gelar Webinar untuk 1.164 Pegawai

Selasa, 20 Juli 2021 – 18:00 WIB
Agar Tetap Bahagia dan Sehat, Kemenaker Gelar Webinar untuk 1.164 Pegawai
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melalui Pusat Pengembangan SDM Ketenagakerjaan menggelar Webinar bertajuk "Berdamai Dengan Pandemi: Be Happy, Be Healthy, Keep Productivityā€¯ pada Senin (19/7). Foto: Kemnaker

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Pusat Pengembangan SDM Ketenagakerjaan Kemnaker Helmiaty Basri menyatakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melalui Pusat Pengembangan SDM Ketenagakerjaan menggelar Webinar bertajuk "Berdamai Dengan Pandemi: Be Happy, Be Healthy, Keep Productivity” pada Senin (19/7).

Webinar ini menghadirkan dua pembicara yaitu Praktisi Kesehatan, Lula Kamal dan Psikolog, Tika Bisono.

Menurut Helmiaty Webinar tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kinerja, inovasi, memberikan informasi terkait kebugaran jasmani, serta mengelola emosi pegawai saat WFH. Tujuannya agar pegawai di lingkungan Kemnaker tetap bahagia dan sehat.

Webinar yang diikuti 1164 peserta dari 33 provinsi di Indonesia tersebut, ditujukan untuk menjaga kinerja, menjaga kebugaran, serta mengelola emosi Aparatur Sipil Negara (ASN) Ketenagakerjaan di tengah pandemi Covid-19.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, materi webinar ada dua pokok bahasan, yaitu tetap bugar saat pandemi dan menjaga kesehatan saat sering online meeting (Zoom)," ucap Helmi.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi memaparkan pandemi Covid-19 berakibat pada munculnya perubahan-perubahan serta adaptasi-adaptasi dari kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru, seperti perubahan cara kerja dari konvensional menjadi bekerja secara online.

"Adaptasi kebiasaan baru menuntut kita untuk siap menggunakan teknologi informasi di tengah perkembangan disrupsi industri yang dikenal dengan revolusi industri 4.0, sehingga bekerja secara online atau dalam jaringan, dewasa ini menjadi sebuah keniscayaan," ucap Sekjen Anwar.

Anwar menilai dalam situasi seperti ini, tuntutan untuk terus bekerja secara produktif menjadi hal yang tidak mudah untuk dicapai.

SPONSORED CONTENT

loading...