Ahmad Basarah Beber Isi Pertemuan Megawati Soekarnoputri dan Nadiem Makarim

Rabu, 21 April 2021 – 12:35 WIB
Ahmad Basarah Beber Isi Pertemuan Megawati Soekarnoputri dan Nadiem Makarim - JPNN.com
Mendikbud Nadiem Makarim menemui Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri. Megawati dalam pertemuan itu didampingi Menkumham Yasonna Laoly, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Pertemuan membahas polemik PP 57 Tahun 2021. Foto: MPR.

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah membeber isi pertemuan antara Menteri Pendidikan Nadiem Makarim dengan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Seokarnoputri di kediaman Megawati, di Jalan Teuku Umar Nomor 27 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/4).

Pertemuan itu membahas tentang revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Aturan ini sempat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat karena tidak memasukan mata pelajaran Pancasila dan bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran wajib.

Dalam pertemuan itu, Megawati Soekarnoputri didampingi Ketua BPIP Yudian Wahyudi, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly, Ahmad Basarah, dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Basarah membantah apabila mata pelajaran Pancasila disebut tidak masuk ke dalam PP 57/2021 karena UU Sisdiknas memang tidak memasukkan mata pelajaran Pancasila sebagai pelajaran wajib. Dia menegaskan bahwa Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum negara.

"Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum negara sehingga semua pembentikan peraturan perundang-undangan harus bersumber dan tidak boleh menyimpangi apalagi bertentangan dengan Pancasila," ujar Ahmad Basarah.

Basarah menambahkan dalam UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi juga sudah diatur mata kuliah Pancasila sebagai mata kuliah wajib.

“Semestinya, yang dilakukan pemerintah dalam membentuk PP 57 Tahun 2021 juga merujuk kepada UU 12 Tahun 2012 tersebut, bukan malah melanjutkan kekosongan hukum pada UU Sisdiknas tersebut,” ungkap Basarah.

Megawati menjelaskan pentingnya mata pelajaran Pancasila dan bahasa Indonesia dimasukan dalam Standar Pendidikan Nasional. Sebab, begitu fundamentalnya fungsi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, agar generasi muda tidak kehilangan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...