Ahmad Muzani Sahkan Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI

Ahmad Muzani Sahkan Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI
Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI resmi terbentuk. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengesahkan pimpinan dan anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR. Komisi tersebut dipimpin Ketua Daryatmo Mardiyanto dan para wakil ketua masing-masing Rambe Kamarul Zaman, Martin Hutabarat, Bachtiar Aly, dan Hj Siti Masrifah.

Anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan berjumlah 45 orang. “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, 45 orang anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan dan Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan dan Wakil Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan, dengan ini dinyatakan sah,” kata Ahmad Muzani dalam Rapat Pleno I Komisi Kajian Ketatanegaraan, di Ruang GBHN, Kompleks Parlemen Jakarta, Senin (3/2).

Rapat Pleno Komisi Kajian Ketatanegaraan ini dihadiri para anggota.

Ahmad Muzani menjelaskan bahwa Komisi Kajian Ketatanegaraan merupakan amanat dari Pasal 57 Tata Tertib MPR tentang Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR. Nama-nama yang menjadi anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan diserahkan pada pengajuan (usulan) fraksi-fraksi dan Kelompok DPD.

Komposisi anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan adalah delapan orang diajukan (atas usulan) dari Fraksi PDI Perjuangan, lima orang dari Fraksi Partai Golkar, lima orang dari Fraksi Partai Gerindra, empat orang Fraksi PKB, empat orang dari Fraksi Nasdem, tiga orang dari Fraksi PKS, tiga orang dari Fraksi PAN, satu orang dari Fraksi PPP, dan sembilan orang dari pengajuan Kelompok DPD.

“Jumlah itu sudah sesuai dengan Tata Tertib MPR tentang Komisi Kajian Ketatanegaraan,” kata Ahmad Muzani.

Nama-nama anggota Komisi Kajian MPR adalah nama-nama dengan kualifikasi kepakaran dalam hukum tata negara, ekonomi, politik, dan pemerintahan, serta mantan anggota MPR yang pernah terlibat dalam perubahan UUD, Badan Sosialisasi, maupun Badan Pengkajian MPR. Dari 45 anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan di antaranya Andi Mattalatta, Margarito Kamis, Didik J Rachbini, E.E. Mangindaan, dan lainnya.

Wakil Ketua MPR yang membidangi Komisi Kajian Ketatanegaraan ini menambahkan dalam Rapat Gabungan Pimpinan MPR dengan Fraksi dan Kelompok DPD, Pimpinan MPR mendapat mandat untuk menetapkan Pimpinan Komisi Kajian Ketatanegaraan. Akhirnya disepakati Ketua Komisi Kajian Ketatanegaraan dipimpin Ketua Daryatmo Mardianto (dari Fraksi PDI Perjuangan), dan para wakil ketua Rambe Kamarul Zaman (Fraksi Partai Golkar), Martin Hutabarat (Fraksi Partai Gerindra), Bachtiar Aly (Fraksi Partai Nasdem), dan Hj Siti Masrifah (Fraksi PKB).

Anggota Komisi Kajian MPR adalah nama-nama dengan kualifikasi kepakaran serta mantan anggota MPR.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News