Ajak Kalangan Muda Berpolitik untuk Menginisiasi Perubahan

Ajak Kalangan Muda Berpolitik untuk Menginisiasi Perubahan
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (berbatik) dalam simposium nasional bertema 'Bangkit Bergerak, Pemuda Indonesia Majukan Bangsa' yang digelar Taruna Merah Putih di Jakarta, Senin (14/8). Foto: YSA/RMOL

jpnn.com, JAKARTA - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengajak kalangan muda untuk menginisiasi perubahan demi menjadikan Indonesia lebih baik. Menurutnya, sepanjang ada keinginan kuat maka kalangan muda pasti mampu menjadi inisiator perubahan.

Hendrar menyatakan hal itu dalam simposium nasional bertema Bangkit Bergerak, Pemuda Indonesia Majukan Bangsa yang digelar Taruna Merah Putih (TMP) di Jakarta, Senin (14/8). “Sepanjang anak muda memiliki kemauan yang kuat dan sungguh-sungguh pasti ada jalan untuk melakukan perubahan,” ujar politikus PDIP yang juga ketua DPD TMP Jawa Tengah itu.

Lebih lanjut Hendrar menceritakan saat dirinya maju dalam kontestasi Pilkada Kota Semarang. Dia mengaku tak punya modal yang besar.

Tapi, dia punya modal sosial karena rajin berkomunikasi dengan berbagai pihak. Akirnya Hendrar terpilih menjadi wali kota Semarang hingga dua periode.

“Saya modal tidak cukup. Tapi selama pelajar hingga sekarang kami menjalin komunikasi dengan semua pihak. Jaringan inilah yang membawa saya menjadi wali kota, ” katanya.

Untuk itu dia berpesan kepada anak muda agar tidak menjauh dari urusan politik. Sebab, melalui politik pula kalangan muda bisa melakukan perubahan.

“Kita harus memiliki prinsip. Politik harus memiliki visi untuk kemanusiaan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil dan menegakkan keadilan bagi semuanya,” jelasnya.

Selain itu, kemauan yang keras juga sangat penting untuk memimpin. Ketika Hendrar mulai menjadi wali kota Semarang, investasi yang masuk kurang dari Rp 1 triliun.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengajak kalangan muda untuk menginisiasi perubahan demi menjadikan Indonesia lebih baik. Menurutnya, sepanjang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News