Akselerasi Produksi Pangan Nasional, Mentan Amran Dorong Percepatan Tanam di Sumbawa

Akselerasi Produksi Pangan Nasional, Mentan Amran Dorong Percepatan Tanam di Sumbawa
Mentan Amran ikut melakukan penanaman di Desa Labuan, Kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Foto: dokkementan

Hasil produksi komoditas jagung Provinsi NTB mencapai 2,5 juta ton dan 700 ribu ton dihasilkan dari Kabupaten Sumbawa pada tahun 2023. Luas tanam jagung di Provinsi NTB mencapai 334 ribu Ha dan target luas tanam jagung Kabupaten Sumbawa pada 2024 sebesar 104 ribu Ha.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah menyampaikan bahwa kegiatan Mentan ini dihadiri 5.000 peserta terdiri dari peternak, petani, dan penyuluh pertanian, serta tenaga peternakan dan kesehatan hewan.

"Peserta yang hadir pada saat ini mencapai 5 ribu peserta terdiri dari peternak, petani, kelompok tani ternak, dan elemen lainnya yang juga telah memberi kontribusi besar terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa,” katanya.

Bupati Sumbawa Mahmud Abdullah menyampaikan terima kasih atas berbagai bantuan dan perhatian Kementerian Pertanian. 

"Dengan membangun sistem produksi yang produktif, menguntungkan, dan berkelanjutan sesuai dengan potensi daerah, akan dapat berkontribusi dalam pemenuhan ketersediaan pangan nasional,” ujar Mahmud.

Terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyatakan bahwa penyuluh pertanian adalah garda terdepat dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi dan jagung nasional.

"Penyuluh adalah kunci keberhasilan program pembangunan pertanian melalui peningkatan produksi untuk mencapai swasembada pangan nasional," katanya.

"Penyuluh harus terus mendampingi petani guna mencapai peningkatan produktivitas dan produksi padi dan jagung," ujarnya. (*/jpnn)

Mentan Amran berkesempatan berdialog dengan petani dan penyuluh sekaligus menyerahkan bantuan.


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News