Aliansi Solidaritas Besipae Sambangi Kantor Kemendagri, Begini Tuntutannya

Aliansi Solidaritas Besipae Sambangi Kantor Kemendagri, Begini Tuntutannya
Aliansi Solidaritas Besipae (ASB) terdiri dari 21 organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan mendatangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu, 25 Agustus 2020. Foto: Humas ASB

jpnn.com, JAKARTA - Aliansi Solidaritas Besipae (ASB) terdiri dari 21 organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan mendatangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu, 25 Agustus 2020.

Aksi demonstrasi tersebut menuntut penyelesaian hak tanah di Besipae, Kecamatan Amnuban, Kabupaten Timor Tengah Selatan - Provinsi Nusa Tenggara Timur terjadi pada 18 Agustus 2020. Massa aksi juga mengutuk tindakan represif dari aparat keamanan Kepolisian, Tentara dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) termasuk Pemerintah Provinsi NTT dalam kasus tersebut.

Koordinator Lapangan, Gun Tenda Halilintar mengatakan aksi kali ini sebagai bentuk perlawanan terhadap masalah yang terjadi di NTT.

"Ya, kami turun hari ini (kemarin, red) atas dasar gerakan kemanusian. Kami mengutuk keras kejadian yang terjadi di sana,” tegas Gun Tenda dalam keterangan persnya, Rabu (26/8).

Menurutnya, setelah tiga jam melakukan demonstrasi, sebelas perwakilan menemui pihak Kemendagri.

Massa aksi sempat membakar ban dan mencoba menerobos masuk akibat proses negosiasi  yang cukup lama.

Massa aksi akhirnya ditemui oleh Kasubid V keotonoman daerah dan Pusat Penerangan Kemendagri.

Ningrum, Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa Kemendagri akan segera menindaklanjuti masalah tersebut.

Aliansi Solidaritas Besipae (ASB) terdiri dari 21 organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan mendatangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu, 25 Agustus 2020.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News