Anak-anak Migran Asal Indonesia Ikut Membentuk Wajah Australia di Masa Depan

Anak-anak Migran Asal Indonesia Ikut Membentuk Wajah Australia di Masa Depan
Galih Wigati Mosel (berdiri kanan) bersama keluarganya yang sekarang tinggal di Adelaide (Australia Selatan). (Foto: Supplied)

"Saya merasa ikatan saya dengan Indonesia merupakan bagian penting bagi saya dan akan lebih baik lagi bila orang-orang di sekeliling saya bisa mengalami apa yang saya alami."

"Itulah mengapa saya suka tampil dan juga mengajar gamelan dan ikut terlibat dalam kegiatan seperti [acara] Indofest di Adelaide."

"Saya berharap akan ada lebih banyak restoran Indonesia di sini, sehingga saya bisa membawa teman-teman saya ke sana," kata Hannah yang juga terlibat dengan kelompok gamelan Sekar Laras di Flinders University, Adelaide.

"Meski saya tidak memiliki hubungan keluarga dengan budaya Jawa Tengah [dalam soal gamelan] namun saya merasa saya merayakan dan menghargai akar budaya Indonesia saya."

 


Tanggal 26 Januari adalah hari libur nasional yang dikenal sebagai 'Australia Day' atau 'Hari Australia', sebuah hari yang paling kontroversial hingga saat ini


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News