Anak Buah Ali Kalora Tewas Terkena Bom Sendiri, Bukan Ditembak Petugas

Anak Buah Ali Kalora Tewas Terkena Bom Sendiri, Bukan Ditembak Petugas
Satgas Tinombala melakukan patroli di sekitar perkampungan warga yang menjadi lokasi penyerangan yang diduga dilakukan kelompok teroris MIT Poso pimpinan Ali Kalora di Sigi, Sulteng, Selasa (1/12/2020). ANTARA FOTO/Rahman/wsj.

jpnn.com, POSO - Dua anak buah Ali Kalora yang merupakan anggota kelompok Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) tewas setelah terlibat kontak tembak dengan Satgas Madago Raya di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Senin (1/3) kemarin.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranato mengatakan, kedua anggota MIT yang tewas tersebut adalah bernama Alvin dan Khairul. 

Namun, hanya Alvin yang dinyatakan tewas karena tembakan petugas, sementara Khairul tidak.

"Alvin tewas karena luka tembak. Khairul tewas karena kena ledakan bom yang dia bawa sendiri," terang Didik ketika dikonfirmasi, Selasa (2/3).

Menurut Didik, Hal itu terlihat dari beberapa luka di tubuhnya.

Didik menerangkan, sebenarnya bom yang dibawa Khairul akan digunakan untuk menyerang Satgas Mandago Raya.

BACA JUGA: Briptu KO Kembali Berulah, Kapolres Tak Beri Ampun, Kariernya Sebagai Polisi Tamat

"Tujuannya pasti untuk ke personel TNI-Polri (Satgas Madago Raya) cuma kena dia sendiri," tandas Didik. (cuy/jpnn)

Satgas Madago Raya telah terlibat kontak tembak dengan kelompok MIT di Poso pada Senin (1/3). Dalam insiden itu, ada dua anggota MIT yang meninggal dunia, satu karena luka tembak, satu lagi karena kena bom sendiri.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News