Andai Jokowi Presiden, Fasilitas Mewah Pejabat Dipangkas

Andai Jokowi Presiden, Fasilitas Mewah Pejabat Dipangkas
Andai Jokowi Presiden, Fasilitas Mewah Pejabat Dipangkas

jpnn.com - JAKARTA - Politisi senior PDI-P Sidharto Danusubroto menyatakan, jika kelak Joko Widodo menang dalam Pemilu Presiden 2014 maka akan banyak biaya negara untuk fasilitas pejabat yang dipangkas. Menurut Sidharto, kemewahan yang saat ini dinikmati oleh pejabat negara akan bisa dikurangi secara drastis jika Gubernur DKI yang dikenal dengan nama Jokowi itu menjadi Presiden RI ketujuh.

"Saya yakin kalau Jokowi jadi presiden, pola hidup bermewah-mewah yang saat ini dinikmati pejabat negara akan berkurang drastis," kata Sidharto di komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (26/3).

Dicontohkannya, biaya pakaian dinas pejabat negara yang mencapai miliaran rupiah per tahun bisa dikepras jika Jokowi jadi presiden. Sebab, Jokowi sudah terbiasa dengan baju seharga Ro 120 ribu dan sepatu harga Rp 60 ribu saja.

"Jadi dengan total biaya sekitar 180 ribu rupiah saja, beres pakaian dinasnya. Tidak perlu beli pakaian dinas pejabat sampai miliaran rupiah tiap tahun. Itu Pancasilais," ujar Ketua MPR RI itu yang mengaku kenal Jokowi saat masih Wali Kota Surakarta.

Demikian juga dengan pola perjalanan dinas Jokowi saat jadi walikota dan Gubernur DKI Jakarta. "Sampai kini, Jokowi masih pakai mobil kijang dan kalau naik pesawat pasti duduk di kelas ekonomi. Masak presidennya pakai mobil kijang, lalu menterinya berani pakai mobil mewah?” ungkap Sidharto.

Karenanya Sidharto menegaskan bahwa Jokowi tak terganggu dengan serangan yang bertubi-tubi. "Saatnya sekarang kita butuh leadership dengan sosok yang sederhana, tapi rendah hati," imbuhnya.(fas/jpnn)


JAKARTA - Politisi senior PDI-P Sidharto Danusubroto menyatakan, jika kelak Joko Widodo menang dalam Pemilu Presiden 2014 maka akan banyak biaya


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News