Aneh? Nikita Mirzani Ngaku jadi Korban Penjambretan

Aneh? Nikita Mirzani Ngaku jadi Korban Penjambretan
Nikita Mirzani. Foto: Dok JPNN.com

jpnn.com - NIKITA Mirzani menepis dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebagai alasan dia menyambangi Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/6). Sempat beredar kabar, kemunculan wanita berusia 28 tahun itu untuk melaporkan ulah buruk suaminya, Sajad Ukra, yang saat ini masih dalam proses cerai.

"Bukan karena itu (KDRT) tapi dijambret," kelit Bintang film Tali Pocong Perawan 2 itu di hadapan para wartawan.

Dia bercerita, Selasa lalu sepulang dari bank tiba-tiba saja muncul orang dan langsung menggasak uang sebesar Rp 50 juta yang ia titipkan kepada asistennya. Nikita pun tak sempat mencirikan pelaku secara spesifik, karena semua terjadi begitu cepat.

"Uang itu tadinya buat bayar cicilan rumah. Kemarin (Selasa, 10/6) saya langsung ke sini (Mabes) tapi sudah tidak ada petugas jadi balik lagi sekarang," tutur Nikita tentang maksud kedatangannya.

Ada yang janggal dari pengakuan wanita yang pernah menghapus tato di sekitar bagian dada itu. Terkesan kisah itu hanya isapan jempol semata untuk mengecoh para pewarta.

Nikita seperti sedang membentengi diri, agar tidak muncul pertanyaan seputar kekisruhan rumah tangganya. Kejanggalan pertama, Nikita menolak untuk menunjukkan bukti laporan atau sekadar menyebut nomor laporan kasus penjambretan kepada media.

Kemudian, Nikita juga hanya bisa membisu saat ditanya alasan memilih lapor ke Mabes Polri. Padahal berdasarkan penuturan Niki, penjambretan itu terjadi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Saat peristiwa itu terjadi, langit juga belum gelap dan lagi di sekitar Pondok Indah itu terdapat pos polisi yang jaraknya lebih dekat ketimbang Mabes Polri.

"Dijambret di daerah Pondok Indah, jam 5 sore," tuturnya.

NIKITA Mirzani menepis dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebagai alasan dia menyambangi Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/6).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News