Anggap Menkeu Salah Bikin Prediksi, Misbakhun Khawatirkan Efeknya pada Jokowi

Dia mengatakan saat Komisi XI rapat terakhir dengan Menkeu SMI, sebelum memasuki masa reses, sudah disampaikan bahwa sangat terbuka untuk menggelar rapat di luar masa sidang karena ada agenda penting dan mendesak terkait APBN dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional.
Oleh karena itu Misbakhun menganggap Menkeu SMI gagal membuat prediksi yang tepat. “Perubahan besaran defisit ini menjadi bukti bahwa Menteri Keuangan gagal melakukan prediksi yang akurat soal indikator ekonomi yang penting,” katanya.
Misbakhun pun mengingatkan Menkeu SMI memanfaatkan dukungan politik DPR dalam merumuskan kebijakan. ”Jangan malah terkesan seenaknya membuat prediksi dan melakukan perubahan justru di saat postur angka-angka yang ada di APBN baru saja disusun,” dia mengingatkan.
Lebih lanjut Misbakhun mengatakan, kredibilitas dan kemampuan seorang menkeu juga ditentukan ketepatan dalam menyusun prediksi dalam APBN. Ia justru mengkhawatirkan Presiden Joko Widodo akan menanggung efek dari kesalahan Menkeu SMI dalam merumuskan kebijakan.
“Menteri itu menjalankan mandat presiden. Jangan sampai karena menkeu tidak bisa menyusun angka-angka dengan baik dan sering mengubah postur APBN membuat Presiden Jokowi menerima banyak kritik,” pungkasnya.(boy/jpnn)
Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun kembali melontarkan kritik tajam untuk Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.
Redaktur & Reporter : Boy
- Versi IndoStrategi, Abdul Mu'ti Jadi Menteri dengan Nilai Performa Tertinggi
- Sepanjang 2024, Pelindo Petikemas Setor Kewajiban Ke Negara Capai Rp 1,94 Triliun
- Siasat Sri Mulyani untuk Meredam Tarif Resiprokal Amerika Serikat
- Tak Risau, Sri Mulyani Sebut Rupiah Sejalan dengan Perekonomian Domestik
- IJMI Sebut Pekerja Sawit Indonesia Rawan Dieksploitasi
- Loyal demi Negeri, Misbakhun Batal Ikut Maraton di AS