Anggota DPRD Sebut Pengerjaan Sumur Resapan di Jakarta Asal-asalan

Anggota DPRD Sebut Pengerjaan Sumur Resapan di Jakarta Asal-asalan
Proyek sumur resapan di Jalan Kolonel Sugiono, Jakarta Timur, Kamis (11/11). Foto: Dean Pahrevi/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta August Hamonangan menanggapi pengerjaan sumur resapan di ibu kota yang bermasalah dan jadi sorotan publik.

Menurut August, sebenarnya banyak program unggulam Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bermasalah, bukan hanya sumur resapan.

"Patut dipertanyakan kenapa program unggulan (sumur resapan) yang selalu digadang-gadang dan menelan anggaran lebih dari Rp 400 miliar itu kualitas pengerjaannya seperti ini," kata August dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12).

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengatakan program normalisasi sungai, waduk, saluran, dan tanggul lebih urgen dibanding sumur resapan.

"Saya bingung kenapa sumur resapan ini masih ngotot dikebut, padahal dari sisi urgensinya tidak jelas. Sekarang terbukti eksekusinya juga asal-asalan," ujar August.

Sebelumnya, program sumur resapan belakangan jadi sorotan publik, seperti pembangunan sumur resapan di atas trotoar dan di samping Banjir Kanal Timur (BKT).

Selain itu, sumur resapan di Jalan Lebak Bulus III juga sempat viral karena menganggu kenyamanan pengguna jalan karena tutupnya yang amblas.

Terbaru, mobil milik Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka terperosok ke dalam sumur resapan di kawasan Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. (cr1/jpnn)

Anggota Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta August Hamonangan menanggapi pengerjaan sumur resapan ibu kota yang bermasalah dan jadi sorotan publik, simak selengkapnya.